skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Cara Meningkatkan Profit Bisnis Dengan Memasang Iklan Di Instagram

Cara Meningkatkan Profit Bisnis dengan Memasang Iklan di Instagram

Hai selamat datang di SUBMITCLimb, kali ini saya akan membahas tema tentang Cara Meningkatkan Profit Bisnis dengan Memasang Iklan di Instagram dan Facebook. Kami yakin Anda semua yang sedang mengunjungi halaman website ini pasti ada yang sedang ingin tahu dan belajar bagaimana caranya agar Anda bisa meningkatkan profit bisnis Anda?

Jika jawabanya ya, maka artikel ini harus Anda baca dan pelajari sampai habis.

Atau mungkin ada banyak di antara Anda yang menerapkan cara yang satu ini “MEMBERIKAN DSKON GEDE-GEDEAN” untuk tujuan agar omset bisnis Anda bisa meningkat?

Ada yang lakukan hal itu?

Meskipun saya tidak bisa mendengar jawaban kalian, pasti banyak yang menjawab, IYA.

Tapi tahukah Anda kalau DISKON yang Anda berikan kepada calon konsumen Anda belum tentu bisa membuat profit Anda meningkat. Mungkin omsetnya memang naik karena Anda sudah membuat DISKON tadi, tetapi BISA JADI profit Anda BELUM TENTU BISA NAIK.

Ada yang mengalami seperti yang saya katakan ini? Jika ada silahkan komentar di kolom komentar ya.

Profit atau yang juga di artikan sebagai keuntungan bukan hanya perlu Anda tahu dan ukur saja, tetapi sebaiknya PERLU Anda tingkatkan juga.

Sebagai seorang PEBISNIS Anda harus bisa membaca dan mengetahui apakah bisnis yang Anda jalankan sekarang ini, profitnya terus meningkat, statis atau malah dari hari ke hari terus menurun.

Sampai hari ini banyak sekali orang-orang (pelaku bisnis) yang mempunyai pola pikir seperti yang saya sebutkan di atas yaitu mereka harus bisa mendapatkan keuntungan BESAR dengan cara sale atau melakukan PROMOSI secara besar-besaran salah satunya adalah dengan memberikan DISKON.

Menurut saya cara ini tidaklah tepat.

Selama beberapa menit ke depan saya akan membahas tentang Strategi yang sekarang banyak digunakan dan harus Anda gunakan kalau Anda ingin meningkatkan mozet dan profit bisnis yang sedang Anda rintis dan jalankan saat ini.

Meskipun produk yang Anda tawarkan terbilang produk yang biasa saja, jika Anda pasarkan dengan cara-cara yang tepat dan cerdik pasti akan jauh lebih sukses bahkan bisa lebih sukses dari produk yang sangat istimewa tetapi cara pemasarannya salah dan tidak tepat.

Ini banyak sekali terjadi di dunia yang serba online seperti sekarang ini.

Saya banyak memperhatikan produk-produk yang menurut saya produk biasa saja tetaBISA MENDAPATKAN PENJUALAN yang sangat luar biasa (begitu tinggi) dan bahkan di cari oleh orang. Saya akan memberikan salah satu contoh nyata dari produk yang di jual di pasaran beberapa waktu yang lalu, mungkin produk yang di jual ini sudah pernah Anda lihat dan tahu atau buat yang belum pernah tahu bisa belajar dari contoh yang akan saya tunjukkan ini.

Saya orangnya senang belajar dengan cara mengamati dan melihat cara kerja orang (Secara online). Tentunya pengamatan yang saya lakukan ini setelah saya sudah sekian lama belajar bisnis online dan digital marketing.

Pernah suatu ketika, saya melihat iklan yang ada di Facebook, Instagram dan juga dari timeline teman saya. Ada seorang Anak muda (tidak saya sebutkan namanya) menjual buku dengan judul Dropship Mastery, Menjual Barang Tanpa Tatap muka. Waktu itu buku ini di jual sekitar Rp.80.000 kalau saya tidak salah ingat kalau saya salah ya mohon di maafkan ya. Di sini saya tidak sedang ingin menunjukkan harga buku itu yang sedang saya ingin kasih tahu adalah cara anak muda ini memasarkan dan menjual barang (produknya dalam bentuk buku) kepada orang-orang.

Saya melihat, Itu yang jadi follower di akun Facebook page Instagram dan grup yang dia bangun, luar biasa banyak sekali. Padahal kalau saya lihat sekilas saja dari cara dia bicara pada waktu itu dan melihat tampilan bukunya dan juga video-video yang dia buat, bagi banyak Internet Marketer Pro mungkin seperti biasa saja dan malah tidak menarik perhatian.

Kalau saya bandingkan dengan video di Materi yang saya bagikan SECARA GRATIS ini dengn tema yang hampir sama dengan yang di bahas ya jelas jauh berbeda sekali. Pokoknya tidak menarik deh buat para orang yang sudah Pro di bidang seperti itu.

Selain itu Saya juga tidak tertarik sama sekali dengan apa yang dia tawarkan, karena produk yang dia pasarkan juga sudah saya ketahui semua ilmunya dan sudah saya praktekkan dan bisa menghasilkan juga.

Apa yang membuat saya ingin tahu adalah karena “saya orangnya suka belajar dari semua orang walaupun saya sudah tahu”.

Kenapa ini penting? Karena dengan cara seperti ini saya bisa terus maju dan berkembang, siapa tahu ada ilmu yang baru yang bisa saya pelajari dari anak muda ini. Iya kan? Ini adalah salah satu alasan pertama, karena saya suka belajar dari siapa saja.

Yang Kedua adalah cara dia menentukan target marketnya. Ini yang saya acungi jempol.

Ok, saya tidak sedang membahas orang ini siapa dan sedang mereview produk bukunya bagus apa tidak. Tetapi saya sedang memberikan satu contoh kasus caranya Anda bisa meningkatkan profit bisnis Anda dengan cara – cara terkini dan benar.

Satu lagi nih saya kasih contoh, saya pernah lihat di TV ada satu acara, saya lupa nama acaranya apa maklum saya bukan orang yang suka nonton TV. Pokoknya di acara TV itu saya melihat ada tawaran paket bisnis lengkap, Mall Online Lengkap dangan produsen, supplier, distributor grosir yang ada di seluruh Indonesia. Produk UTAMA yang di tawarkan mereka adalah itu tetapi mereka juga punya produk lain dalam bentuk buku di mana nantinya orang-orang yang membeli dan membaca buku itu diharapkan bisa diarahkan ke bisnis utama yang ingin mereka tawarkan itu. Paket lengkap mall yang mereka tawarkan di bandrol dengan angka sekitar Rp.6 juta + Dapat buku. Atau Anda bisa membeli bukunya saja yang diberi judul “Menjadi Kaya di Bisnis E-Commerce”. Bukunya ini bisa Anda cari di marketplace Indonesia dan juga di toko-toko buku.

Keduanya memiliki model bisnis yang sama meskipun masing-masing mempunyai caranya sendiri untuk mengarahkan traffic ke bisnis utama yang ingin ditawarkan. Yang pertama (Anak Muda) menggunakan Website, Social Media, Buku dan Internet untuk mendatangkan traffic, Orang yang kedua menggunakan website, buku dan promosi di Televisi. Masing – masing mempunyai target yang berbeda tapi bidang usahanya sebenarnya tidak jauh berbeda.

Buku Dropship Mastery dan buku Menjadi Kaya di Bisnis E-Commerce

Kedua buku ini saya beli. Saya beli buku itu juga bukan karena saya tertarik dengan isi bukunya atau ingin belajar bisnis yang diajarkan di dalam buku itu.

Bukan!

Saya membelinya cuma ingin tahu, isi bukunya seperti apa, bagus apa tidak tulisannya, layoutnya dan cara penyajian materinya. Selain itu saya juga memang ingin tahu materinya kaya apa sih.

Ternyata dugaan saya benar!

Kalau saya di suruh Review buku Menjadi Kaya di Bisnis E-Commerce danReviewbuku Dropship Mastery, Menjual Barang Tanpa Tatap muka. Sudah pasti saya akan jawab bukunya biasa saja buat mereka yang suda mengenal dasar-dasar bisnis online tentang itu, memang materi yang diberikan sangat dasar sekali dan kalau boleh jujur semua materinya itu kalau Anda mau sedikit lebih kreatif sudah ada di internet yang bisa Anda baca dan pelajari secara gratis.

Maaf ya bukan saya merendahkan produk dari ke dua isi buku itu juga orangnya. Kedua buku itu bagus dan masing-masing juga punya orang-orang yang mau di target.  

Dan inti dari apa yang saya bicarakan di atas adalah bukan ke masalah buruknya (catat ini)

Singkatnya, dari dua orang ini saya memperhatikan si Anak muda ini mendapatkan perhatian yang menurut saya jumlahnya tidak sedikit, alias MELEDAK jika di bandingkan orang yang ke dua dan bisnisnya. Orang yang ke dua mempunyai pendapatan dan follower juga, tetapi si Anak muda ini jauh lebih banyak meskipun produk dan modal untuk menjalankan Strategi Marketingnya jauh lebih sedikit tapi mendapatkan hasil yang sangat luar biasa.

Jadi seperti yang sudah saya katakan di atas…

Meskipun produk yang Anda tawarkan terbilang produk yang biasa saja, jika Anda pasarkan dengan cara-cara yang tepat dan cerdik pasti akan jauh lebih sukses bahkan bisa lebih sukses dari produk yang sangat istimewa tetapi cara pemasarannya salah dan tidak tepat.

Masih pada kuat membaca artikel saya? karena inti dari pembahasan ini baru saja akan saya mulai, jadi siapkan air putih dan istirahatkan mata Anda sejenak untuk melihat pepohonan dari ruang kerja Anda kemudian lanjutkan untuk membaca panduan ini.

Profit memang menjadi salah satu tujuan UTAMA dari setiap orang yang menjalankan bisnis. Tetapi untuk meningkatkan profit tidaklah segampang kita memasak air panas. Semua perusahaan dan juga Anda sebagai pelaku bisnis harus terus menerus memikirkan berbagai macam strategi agar bisa terus bertahan dan meningkatkan profit atau tujuan yang ingin di capai.

Di zaman seperti ini di mana Media Sosial bukan lagi menjadi tempat berkumpul orang untuk melepas rindu dan betemu secara online, media social sudah bertambah fungsi menjadi salah satu media yang ampuh untuk memasang iklan untuk mempromosikan produk secara kreatif, secara agresif dan juga sangat efektif. Lihat contoh dari anak muda yang saya ceritakan di atas?

Nah, sekarang Anda mungkin bertanya kepada saya, bagaimana caranya Anda dan saya bisa merencanakan konten iklan dan memasang iklan di media sosial seperti Instagram dan Facebook, untuk bisa mendapatkan hasil puluhan juta bahkan sampai ratusan juta selama satu bulan?

Tenang, nanti saya akan menjelaskannya secara detail satu persatu kepada Anda di dalam artikel ini.

Anda mungkin memperhatikan di luar sana atau mungkin Anda sendiri juga mengalaminya. Banyak orang yang sudah ikut kursus bisnis online ini itu tetapi jualannya masih saja sepi seperti kuburan. Bisa jadi orang ini PELIT dan MALAS mengeluarkan sejumlah uang untuk beriklan.

Atau bisa jadi memang orang itu tidak tahu dan tidak bisa memasang iklan secara online baik itu di Google AdWords dan di Social Media.

Saat seseorang membangun dan menjalankan sebuah bisnis, tindakan yang harus mereka lakukan adalah BERANI BERIKLAN. Ini mungkin sudah menjadi hukum dan prinsip pelaku bisnis. Jika Anda memasang iklan dengan dana iklan Rp. 2 Juta dan bisa menghasilkan net profit sebesar Rp.4 juta, ini adalah cara yang paling baik jika dibandingkan Anda tidak berani beriklan dan mendapatkan profit nol.

Sampai di sini buat orang yang TAKUT beriklan pasti akan sedikit tercerahkan ya. Tetapi meskipun iklan akan membantu meningkatkan profit masih saja banyak orang yang tetap ragu-ragu dan tidak mau memasang iklan. Coba Anda perhatikan, ada tidak sebuah perusahaan yang besar tidak beriklan sama sekali, baik itu di Televisi, koran, majalah, Billboard dan memasang iklan online?

Pasti ada, tetapi kebanyakan dan hampir semuanya memasang iklan.

Jika Anda takut memasang iklan dan sama sekali tidak beriklan maka laju bisnis Anda akan begitu-begitu saja (stagnan).

Salah satu alat marketing yang paling ampuh dan paling banyak digunakan oleh pelaku bisnis saat ini adalah dengan beriklan di social media seperti Facebook dan Instagram. Memasang iklan di Facebook dan Instagram sudah terbukti sangat-sangat powerful.

Saat Anda beriklan nanti di dalam Facebook Ads ada istilah yang di sebut dengan ROI (Return on investment) ini bisa di artikan dengan berapa profit bersih yang bisa Anda hasilkan dari uang yang sudah Anda keluarkan untuk iklan.

Rasio ROI iklan untuk Facebook dan juga Instagram yang harus selalu di usahakan oleh si pengiklan setidaknya adalah 1:1. Apa artinya? Artinya setiap Anda mengeluarkan uang untuk biaya iklan di Facebook dan Instagram, misalnya sebesar Rp.2 juta, maka Anda harus bisa mendapatkan profit bersih sebesar Rp.2 juta juga. Kalau profitnya bisa lebih ya bagus sekali.

Kita tidak usah bicara profit yang besar dulu, kalau iklan yang Anda pasang sudah bisa menghasilkan 1:1 seperti yang saya katakan tadi Anda sudah sangat untung dan patut senang. Kenapa Anda harus senang? Karena kalau Anda mengeluarkan dana untuk iklan sebesar 10 juta ya hasilnya juga akan mendapatkan profit sebesar Rp.10 juta.

Udah kelihatan kan?

Kalau masih agak ragu dan bingung saya akan coba kasih sebuah ilustrasi begini kepada Anda. Katakanlah Anda dan saya jualan Lampu belajar minimalis dari Aliexpress sebesar Rp.150 ribu, kemudian Anda jual lagi di Facebook dan Instagram. Katakanlah Anda akan mengambil untung dari jualan itu Rp.100 ribu.

Setelah menentukan keuntungan kemudian Anda memasang iklan di Facebook dan Instagram dengan modal Rp.100 ribu. Maka langkah selanjutnya adalah uang iklan yang Rp.100 ribu tadi harus bisa menghasilkan dua penjualan dari pemasangan iklan supaya Anda bisa mendapatkan keuntungan kotor Rp.200 ribu dulu. Nanti setelah mendapatkan dua penjualan baru keuntungannya Anda potong dengan biaya iklan yang Anda keluarkan Rp.100 ribu tadi, maka sisa yang Rp.100 ribu adalah keuntungan Anda.

Sampai sini sudah apakah Anda sudah mulai jelas dan lebih paham?

Saya akan tambahkan sedikit lagi buat Anda. Biasanya orang-orang yang memasang iklan di Facebook akan melakukan sebuah tes iklan. Mereka akan memasang iklan dengan biaya yang sangat kecil, katakanlah Rp.100 ribu selama 1 hari. Kalau selama 1 hari itu Anda bisa mendapatkan penjualan, maka iklan yang Anda pasang ini di sebut dengan winning campaign.

Di atas kita sudah melakukan tes iklan dengan modal Rp.100 ribu dan sudah berhasil mendapatkan dua penjualan sekaligus dan Anda mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp.200 ribu, jadi iklan-iklan yang seperti ini bisa di sebut sebagai winning campaign. Sudah paham ya tentang istilah winning campaign ini.

Setelah Anda mengetahu dan mendapatkan iklan seperti ini maka langkah selanjutnya biasanya si pelaku iklan akan melakukan langkah selanjutnya yang di sebut dengan scalling. Atau yang biasa di sebut dalam bahasa sederhananya adalah melipatgandakan biaya pemasangan iklannya tadi menjadi 100 kali lipatnya atau sesuai dengan kemampuan anggaran iklan Anda.

Mungkin sampai di sini ada yang ingin bertanya, kenapa harus menaikkan atau menambah biaya iklannya?

Tadikan kita sudah membuktikan sendiri kalau biaya iklan yang Rp.100 ribu saja bisa menghasilkan dua penjualan dan ini adalah bagus. Maka kalau Anda menambah biaya iklan Anda menjadi Rp.10 juta untuk satu bulan ini, sudah pasti Anda akan mendapatkan keuntungan net profit sebesar Rp. 10 juta.

Apakah ini diragukan?

Jawabannya tidak perlu ragu. Inilah yang ingin saya kasih tahu kepada Anda tentang canggih dan ampuhnya beriklan di Facebook dan Instagram Ads. Mereka sangat-sangat presisi sekali dan jika Anda manfaatkan ini akan sangat efektif sekali dan hasilnya akan sangat akurat, ini di sebabkan algoritma Facebokk Ads dan Intagram Ads sangat-sangat canggih. Anda harus berterima kasih sama pembuatnya.

Fitur audience targeting Facebook dan Instagram sangat-sangat canggih, detail dan lengkap. Karena itu jika Anda bisa menemukan dan mendapatkan winning campaign Anda, maka Anda bisa mendapatkan keuntungan dan bisa berani untuk melakukan spend dana iklan Anda sampai jutaan rupiah untuk perharinya.

Bagaimana cara memasang Iklan di Facebook Ads dan Instagram Ads?

 

Sebelum melanjutkan membaca panduan teknis cara memasang iklan di Fcebook dan Instagram Ads sebaiknya Anda membaca artikel ini:

  1. Strategi Instagram Marketing untuk mengembangkan bisnis online
  2. Kesalahan yang banyak dilakukan saat melakukan Social Media Marketing
  3. Tips Instagram Marketing
  4. Cara Menghasilkan uang dari Instagram dan kalau Anda mau jualan di Instaram baca ini
  5. Mahir Jualan di Instagram dan langkah terakhir adalah:
  6. Subscribe channel YouTube SUBMITCLimb untuk menonton panduan dalam bentuk video

Cara Membuat dan Memasang Iklan di Instagram Ads.

Untuk bisa memasang iklan di Facebook dan Instagram tentunya Anda harus buat akun Facebook tetapi bukan akun Facebook pesonal, mungkin banyak di antara Anda yang saat ini sudah mempunyai akun Facebook personal. Langkah selanjutnya Anda tinggal membuat Page (Create page)

Buat Anda yang ingin belajar Cara Menggunakan Facebook Ads silahkan kunjungi halaman khusus yang sudah saya buat di sini. Artikelnya sudah sangat lengkap jadi Anda tinggal mempelajarinya saja.

Memang ada beberapa cara untuk bisa memulai memasang iklan di Instagram:

Dari semua cara yang saya sebutkan di atas, cara yang paling baik adalah dengan menggunakan Facebook Ads Manager. Jadi meskipun Anda memang ingin memasang iklan di Instagram, semua pembuatan iklan Anda akan menggunakan platform Facebook mulai dari setup iklan, mengatur penjadwalan iklan, membuat anggaran iklan dan lainnya dilakukan di sana.

Saya tidak akan menjelaskan tentang Facebook Markeing API di pembahasan ini karena pilihan itu cocok digunakan untuk orang yang membuat iklan di Intagram dalam jumlah yang sangat banyak di waktu yang sama. Sedangkan Instagram Partners ini adalah mereka yang Expert dan siap membantu Anda untuk mengelola Ads Anda sekaligus mengelola konten untuk Anda.

Memilih Objectif Campaign

Facebook bisa membantu Anda dalam menentukan dan memilih format iklan yang akan Anda buat, mau bidding options atau auto optimization supaya bisa sesuai dengan campaign yang Anda buat. Nanti Anda akan melihat daftar objektif campaign yang ada di dalam Facebook Ads Manager Anda masing-masing dan semua itu bisa Anda gunakan untuk iklan Instagram Ads.

  • Brand Awarness
  • Local awarness
  • Reach
  • Traffic
  • Engagement
  • All Installs
  • Video views
  • Lead generation
  • Convertions
  • Product catalog sales
  • Store visits

Dalam contoh di atas saya memilih “Brand Awarness”. Di pilihan ini nanti Anda akan di minta untuk mengisi nama campaign Anda. Gunakan nama dengan format yang terstruktur atau teratur untuk bisnis Anda. Contohnya Anda bisa membuat contoh format seperti ini:

Nama campaign atau nama perusahaan / konten offer / Asset yang Anda iklankan / tanggal iklan / nama pembuat dan lain sebagainya.

Pilih Audience Anda

Jika ini adalah pertama kalinya Anda memasang iklan di Instagram Anda belum tahu benar mana orang-orang yang harus Anda target, menurut saya ini adalah tahap di mana Anda harus berlama – lama dan tahap yang sangat penting apabila Anda ingin iklan Anda hanya muncul di Instagram saja. Anda bisa tentukan:

  • Lokasinya mau di mana
  • Usianya berapa
  • Jenis kelaminnya apa
  • Bahasa yang di gunakan
  • Pekerjaan
  • Status keuangan
  • Asal
  • Minat
  • Perilaku
  • dll
memilih audience iklan

Anda bisa membuat custom Audienceyang berfungsi untuk menjangkau orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis Anda atau lookalike audience yang bisa menjangkau orang-orang baru di Facebook yang mungkin mirip dengan audience bisnis Anda.

Anda bisa menyimpan setingan audience ini untuk bisa Anda gunakan lagi di kemudian hari. Ini biasanya bisa kita gunakan untuk melakukan eksperimen untuk mendapatkan winning campaign, jadi Anda bisa menggunakannya untuk iklan – iklan yang serupa.

Mengatur Placements

Ini juga adalah bagian yang paling penting. Jika Anda memilih automatic placements (memang di rekomendasikan oleh Facebook) Anda akan menempatkan iklan di Facebook dan juga Instagram Anda. Tetapi jika Anda ingin memasang iklan hanya di Instagram saja maka silahkan klik Edit placements.

Setelah Anda pilih Edit placements selanjutnya Anda bisa mencentang di mana saja iklan Anda mau ditampilkan, apakah di Feed atau Stories atau keduanya? (Ini bergantung pada pilihan Anda).

Budget & Schedule

Di tahap ini Anda akan mengatur budget (biaya), target audiens Anda, penempatan iklan atau placement dan termasuk jadwal iklan yang akan Anda tayangkan.

Budget And scheduling

Di sini Anda bisa membuat pilihan untuk memilih biaya iklan harian atau biaya semur hidup untuk campaign yang Anda buat, kira-kira masing-masing perbedaan dari anggaran itu sepeti ini:

  • Daily budget. Ketika Anda set daily budget, iklan Anda akan berjalan sepanjang hari penuh. Artinya algoritma Instagram di perintahkan untuk menayangkan iklan semaksimal mungkin bisa di lihat oleh sebanyak mungkin orang dalam satu hari. Pilihan ini ada anggaran harian minimum yang sudah ditetapkan.
  • Lifetime budget. Ketika Anda memilih set iklan ini, iklan Anda akan di jalankan selama dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan apa yang Anda set. Ini berrati iklan akan berjalan selama jangka waktu tertentu yang sudah Anda tentukan.

Hal lain yang bisa Anda perhatikan adalah saat menetapkan anggaran adalah sewaktu mengatur jadwal iklan Anda. Anda harus memastikan iklan Anda mau di jalankan dari kapan dan selesai kapan, apakah permenit, perjam atau selama satu hari itu atau di hari-hari tertentu saja selama satu minggu itu. Pilihan ini bisa Anda lihat di bagian “Penjadwalan Iklan”. Setelah selesai silahkan klik Continue.

Pengaturan Iklan Instagram Anda

Anda akan di minta untuk mengisi Ad Name (Sesuai dengan nama yang Anda inginkan)

Identity

Di bagian ini Anda akan memilih Facebook page mana yang akan Anda gunakan dan juga Instagram account Anda. Kalau Anda tidak ingin memasang iklan di Facebook Anda tetap harus memilih Facebook page dari bisnis atau akun Instagram Anda.

Nanti setelah Anda memilih akun Facebook Page Anda langkah selanjutnya adalah Anda akan menghubungkan akun instagram Anda dengan akun Facebook page Anda.

Create ad atau Use Exiting Post

Anda mau buat iklan baru (Create Ad atau Use Exiting Post) atau ingin menggunakan postingan yang sudah ada. Silahkan Anda pilih dan sesuaikan saja.

Format

Untuk formatnya Anda bisa gunakan yang Carousel atau Single Image atau Video. Tinggal pilih saja. Ini semudah Anda mengirim gambar di email

Media

Agar iklan Anda bisa tayang tentu Anda harus mengupload medianya dulu. Ada persyaratan untuk setiap media yang akan Anda upload jadi pastikan Anda membaca semua panduan yang boleh dan tidak boleh jangan asal main pasang iklan saja, karena bisa menyebabkan iklan Anda tidak tayang alias di tolak. Platform Facebook memberikan saran kepada para pengiklannya untuk tidak membuat lebih dari 20% teks di gambar yang di upload. Kalau sebelumnya Facebook mempunyai peraturan iklan yang gambarnya memiliki atau mengandung teks lebih dari 20% akan tidak di setujui, kini mereka membuat perubahan dengan alasan yang masuk akal, penjelasannya bisa Anda baca sendiri di halaman ini.

Persyaratan lain untuk Iklan Instagram:

Jenis File yang di upload:

  • Jpeg
  • PNG

Keterangan (Teks)

  • Sangat di sarankan 125 karakter
  • Maksimum teks: 2.200 karakter

Iklan dalam bentuk video di Instagram

  • Ukuran gambar atau video yang di rekomendasikan adalah 1080 x 1080 pixel
  • Minimum resolusi 600 x 600 pixel (Yang di terima)
  • Image aspect ratio 1:1

Ukuran gambar atau Video landscape di Instagram

  • Yang direkomendasikan untuk ukuran gambar 1200 x 628 pixel
  • Ukuran minimum resolisi 600 x 600 pixel (Yang di terima)
  • Image Aspect ratio 1:1

Text & LInks

Langkah selanjutnya adalah langkah yang juga penting yaitu menambahkan URL website Anda atau tujuan iklan Anda mau di arahkan ke mana nantinya? Kita akan coba untuk mengarahkan URLnya ke website My Bali Story. Anda bisa membuat pelacakan klik jika ingin, saya biasanya menggunakan pelacakan UTM untuk bisa mengetahui bahwa saya bisa melacak traffic yang di hasilkan atau konversi dari iklan yang saya buat ini.

Call to Action

Selanjutnya adalah memilih Call to Action (CTA) Anda. Di menu ini ada beberapa pilihan yang bisa Anda pilih:

  • No Button
  • Send Message
  • Apply Now
  • Book Now
  • Contact Us
  • Download
  • Get Quote
  • Get Showtimes
  • Learn More

Anda bebas memilih tetapi di sesuaikan dengan tujuan Anda apa? Saya mungkin akan memilih Learn More untuk mencoba mengajak orang untuk mau mengunjungi website yang kami buat.

Setelah sudah melakukan pengaturan untuk semuanya, langkah selanjutnya adalah Anda hanya perlu klik Continue. Sebelum klik Continue pastikan semua sudah sesuai dengan apa yang Anda inginkan

Laporan Kinerja Iklan

Nanti setelah iklan Anda berjalan di Instagram Anda bisa melakukan beberapa pengeditan iklan. Jika Anda melihat ada yang salah dengan iklan Anda atau tidak puas Anda bisa melakukan pengeditan iklan. Ada dua cara untuk melihat iklan Anda

  1. Facebook Ads Manager
  2. Tool marketing yang Anda gunakan dari pihak ketiga.

Jadi itulah kira-kira Cara Meningkatkan Profit Bisnis Anda dengan cara memasang iklan secara online di Facebook dan Instagram. Jika Anda benar-benar tertarik dengan cara memasang iklan di Instagram untuk meningkatkan profit bisnis Anda, maka Anda harus berani mencoba untuk membuat iklan baik itu di Instagram maupun di Facebook. Jika Anda masih bingung kami punya panduan dalam bentuk video yang bisa Anda tonton di salah satu akun social media kami yaitu YouTube.

Dengan mengetahui data pengguna aktif lebih dari 500 juta di Instagram Anda bisa mengambil kesempatan ini untuk memasarkan bisnis dan mentarget audience Anda. Anda tidak butuh kuliah sampai S1 hanya untuk belajar pemasaran, karena Facebook dan Instagram Ads mampu memasarkan produk Anda sekaligus meningkatkan profit bisnis Anda jika Anda mengetahui caranya. Tidak punya dana untuk mengikuti kursus Facebook Ads, ikuti Kursus Facebook Ads Gratis di SUBMITClimb, 100% Gratis tanpa biaya apapun.

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat silahkan share artikel ini dan subscribe channel YouTube SUBMITClimb untuk mendapatkan video tutorial yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami seperti di Facebook Page, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top