skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Memasarkan Properti dengan Digital Marketing

Memasarkan Properti dengan Digital Marketing – 01

Halo semuanya senang sekali masih bisa berbagi pengetahuan dengan kalian semua pada hari ini tentang Memasarkan Properti secara Digital Marketing. Jika kita perhatikan agen properti biasanya dalam memasarkan produknya atau produk properi secara langsung kepada para pembeli mereka. Salah satu cara yang paling banyak digunakan adalah dengan membuat brosur dan membagikannya kepada sebanyak mungkin orang.

Sekarang sudah masuk era digital, pemasaran dengan cara menggunakan internet. Jadi bisa jadi membuat brosur dan membagikan brosur, sudah sangat berkurang. Tehnik pemasaran lama itu tidak benar-benar di tinggalkan, tetapi di kurangi.

Kenapa saya mengatakan tidak benar-benar ditinggalkan?

Karena brosur sampai kapanpun masih akan tetap dibutuhkan oleh semua pemilik bisnis dan juga Jasa untuk membantu memberikan penjelasan lebih detail tentang produk atau jasa yang mereka jual. Bahkan kita sendiripun samapai hari ini, kalau misalnya pergi ke pameran atau ke kantor pemasaran properti pasti akan selalu meminta brosur bukan?

Jadi, memasrkan properti melalui internet saat ini sangat menguntungkan dan lebih efektif sekali karena Anda bisa memperkenalkan produk yang akan Anda jual kepada sebanyak mungkin calon pembeli.

Apalagi sekarang ini eranya para milenial, pasti memasarkan dan menjual properti secara online entah menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, website atau beriklan di Google, menurut saya sangat tepat dan bahkan bisa menjual dengan cepat, jika iklannya pas di lihat oleh orang yang sedang benar-benar ingin membeli properti.

Maka dari itu saya sangat menganjurkan semua agen properti untuk mulai memasarkan properti dengan Digital Marketing atau yang juga di kenal dengan pemasaran secara online melalui internet. Sayangnya, banyak agen properti yang belum tahu caranya memasarkan rumah yang ingin di jual secara online dengan digital marketing. Jangan berkecil hati, karena semua itu bisa Anda pelajari dan praktekkan secara langsung sekarang juga.

Digital Marketing, Apakah Memang perlu untuk Memasarkan Properti?

Sayangnya, bagi beberapa orang memasarkan properti secara digital marketing tidak memberikan manfaat yang banyak. Mereka mempunyai alasan kalau, “para pengembang kan tidak perlu mengirim atau mengantar rumah atau villa yang mereka jual ke rumah pembeli mereka seperti produk baju atau makanan yang banyak di jual secara online.”

Kalau saya pikir-pikir kata-kata di atas memang ada benarnya juga, Masa rumah, villa atau ruko yang di beli atau di sewa mau di kirim pakai JNE atau GoSend.

Benar, produk properti seperti residensial dan juga komersial, semua pembeli dan agen properti memang harus bertemu langsung (Secara fisik). Pembeli harus melihat bentuk rumah, villa atau ruko yang sedang di jual khususnya kalau mereka benar-benar tertarik dan ingin membelinya.

Tidak hanya itu saja, proses pembelian dan pembayaran juga membutuhkan proses yang sangat komplek bahkan harus melibatkan pihak lain.

Meskipun seperti itu, menurut saya sangatlah tidak benar jika ada yang mengatakan Digital Marketing tidak Perlu untuk Strategi memasarkan Properti.

Apakah memang Digital Marketing tidak perlu untuk memasarkan properti?

Kekurangan Pemasaran Media Secara konvensional

Memasarkan produk dengan cara digital atau secara online mempunyai banyak keunggulan jika kita mau bandingkan dengan cara pemasaran konvensional. Contohnya saja, pemasaran konvensional mempunyai kelemahan seperti:

  • Keterbatasan waktu terbit (Misalnya bulanan)
  • Mempunyai jumlah pembaca yang sangat terbatas
  • Biaya Pemasangan iklan yang tidak murah (biasanya sangat mahal)
  • Selain itu untuk mengetahui dan mengukur keefektivan beriklan dengan media konvensional tidak bisa di ukur
  • Kebanyakan kaum milenial lebih sering mendapatkan berita dari Internet termasuk tentang properti yang di jual (media online)

Kelebihan Memasarkan Properti melalui Media Digital

Berbeda dengan media secara konvensional, Media digital sangat efektif dan cepat

  • Jika Anda ingin memasarkan memberikan diskon atau promo-promo seperti di media sosial, Anda bisa melakukannya dengan sangat cepat, bahkan saat itu juga.
  • Bisa Menjangkau konsumen lebih jauh dan luas.
  • Pemasaran di Media Digital Lebih murah daripada media konvensional.
  • Iklan yang di pasang bisa terukur dan di lacak.

Contoh Negara yang menggunakan Digital Marketing

Kalau tidak di sertai bukti dan contoh biasanya banyak orang yang kurang begitu percaya dengan apa yang di katakan oleh seseorang bukan?

Salah satu negara yang industri propertinya terbilang maju sudah menggunakan pemasaran dengan cara digital marketing sejak lama. Pada tahun 2015 saja, diperkirakan mereka menggunakan bujet untuk pemasaran digital bisa mencapai 40%. Angka ini pasti terus naik dari waktu ke waktu. Sedangkan bujet untuk beriklan di media konvensional sekitar 60%.

Kemudian di Indonesia sendiri ada website rumah.com dan rumah123.com dan website lainnya yang digunakan untuk mempromosikan dan memasarkan produk properti secara online. Website-website seperti itu, sudah sangat terbukti mampu membantu banyak orang menjual properti mereka dengan sangat cepat.

Memang untuk saat ini, website-website seperti ini baru bisa digunakan untuk memberikan informasi tentang properti yang akan di jual dan informasi kontak tentang si penjual. Di masa-masa yang akan datang mungkin kita sudah bisa melakukan hal-hal yang lebih dari itu secara online.

Kuasai Tehnik Digital Marketing dan Tehnik Handling

Jika Anda atau tim marketing Anda tidak bisa memasarkan properti dengan tehnik digital marketing, maka Anda tidak bisa melakukan hal-hal seperti yang sudah saya jelaskan di atas. Selain tehnik memasarkan properti secara online, Anda juga harus menguasai tehnik handling.

Apa itu Tehnik Handling?

Digital handling itu adalah sebuah cara handling yang dilakukan secara online atau secara jauh dengan menggunakan handphone, email, website, blog atau semua hal yang bisa dilakukan dengan cara jarak jauh.

Apa akibatnya kalau Anda kurang menguasai tehnik handling?

Misalnya Anda atau tim digital marketing Anda bisa mendatangkan pengunjung atau peminat baru dengan jumlah yang cukup baik setiap harinya, ketika Anda atau tim handlingnya (atau tim CS-nya atau tim marketing eksekutor lapangan) tidak bisa menangani dengan baik calon pembeli kita, maka calon pembeli ini kemungkinan akan pindah ke penjual lain karena kita menanggapinya terlalu lama, pelayanan yang kurang ramah dan bersahabat, atau terlalu mengejar-ngejar calon pembeli maka si calon pembeli ini bisa kabur atau mencari penjual lain.

Dari situ kita bisa mengetahui kalau tehnik handling juga di butuhkan untuk Memasarkan Property dengan cara Digital Marketing.

 

Faktor Penentu Keberhasilan dalam menangani Calon Pembeli

  • Mampu Menjelaskan Produk yang di jual. Anda harus bisa menjelaskan semua produk yang akan Anda jual. Kelebihan dan fasilitas dari properti yang Anda jual itu apa saja? (besarnya sekitar 20%)
  • Tim marketing & Perusahaan. Siapa Agen yang memasarkan properti itu, siapa developernya juga menjadi faktor penentu. (besarnya sekitar 20%)
  • Penjual. Salah satu bagian penting untuk terjadinya penjualan atau tidaknya (closing) dari sisi yang menjual properti itu.

Macam – macam cara menangani calon pembeli secara digital

  • Menggunakan chat WhatsApp
  • Blast pesan WA
  • Menggunakan Autoresponder email
  • Group WhatsApp
  • Group Telegram
  • Facebook Group atau Page
  • Mengunakan Telepon (untuk tehnik menggunakan telepon, pastikan Anda menguasai materi produk yang mau di jual)

Mengklasifikasikan Jenis Buyer Berdasarkan CTA Iklan

Sekarang kita masuk ke dalam cara mengklasifikasikan jenis-jenis calon pembeli berdasarkan CTA iklan yang Anda pasang secara online. Setiap iklan yang di pasang, coblah untuk membuat klasifikasi orang berdasarkan CTA iklan yang Anda pasang.

CTA diarahkan ke WhatsApp

Katakanlah Anda memasang iklan di Facebook, klik CTA (call to action) nya mau ke link WhatsApp, ke Website atau form online atau ke Facebook page Anda.

Pastikan respon Anda sangat cepat jika CTA nya akan di arahkan ke pesan WhatsApp. Karena dari beberapa kasus yang sering terjadi, setelah seseorang memasang iklan, tiba-tiba banyak pengunjung yang di arahkan ke WhatsApp terus Anda tangani sendiri, kalau pas Anda sibuk atau di jalan si calon pembeli akan merasa kesal kalau jawaban Anda agak lama. Bisa juga mereka akan kabur ke penjual lain.

CTA diarahkan ke Telepon

Saat memasang iklan Anda juga bisa mengarahkan CTA ke telepon langsung. Memang saat telepon langsung ini punya keunggulan dan juga kekurangan. Keunggulannya kita bisa berbicara langsung dengan calon pembeli. Sedangkan kekurangannya, kalau ada yang telepo lebih dari beberapa orang kita tidak bisa menerima secara bersamaan.

CTA diarahkan ke form Online

Kita juga bisa memilih untuk mengarahkan CTA ke form online yang kita buat. Dengan cara ini Anda bisa juga mendapatkan database calon pelanggan.

Menyiapkan Script Menangani Calon Pembeli

Sebelum Anda memasang iklan online, pastikan untuk menyiapkan script atau kata-kata yang harus Anda siapkan untuk menjawab, menyapa dan menanggapi setiap calon pembeli, mulai dari welcome, tahapan follow up, script edukasi, pengenalan produk, scrit untuk chat WhatsApp, telepon dan lain sebagainya.

Anda juga harus menyiapkan brosur atau flayer online yang bisa Anda bagikan kepada mereka saat itu juga kepada calon pembeli.

Kalau Anda menguasai produk, hafal materinya, bisa memberikan jawaban setiap pertanyaan yang ditanyakan oleh calon pembeli, ini akan membantu meningkatkan penjualan dan membuat calon pembeli untuk tertarik pada properti yang Anda tawarkan saat itu juga.

Siapkan Website untuk Komunikasi

Digital marketing bisa berjalan dengan baik jika pendukung utamanya Anda siapkan. Website adalah salah satu faktor pendukung utama untuk Anda bisa sukses dalam Memasarkan Property secara Digital Marketing.

Sebagai seorang pengembang yang ingin memasarkan produk secara online, maka Anda sebaiknya membuat sebuah website. Meskipun Anda bisa memasarkan properti tanpa menggunakan website, jauh lebih meyakinkan dan menguntungkan jika Anda mempunyai website sendiri.

Website mampu membantu Anda memberikan informasi selama 24 jam non stop setiap harinya, bahkan saat Anda sedang istirahat (tidur). Website juga bisa membangun merek Anda sendiri, sekaligus bisa digunakan sebagai tujuan penjualan.

Membuat Konten

Memiliki website tidak mengartikan Anda bisa langsung menjual dan mendapatkan penghasilan dari website. Saya sering banget menemukan orang-orang yang salah pandangan tentang memiliki sebuah website. Ada banyak hal yang harus Anda lakukan untuk bisa mendapatkan calon pembeli dan juga pengunjung website dengan tetap tentu. Anda bisa mempelajari di sini, Belajar Bisnis Online Gratis – 100% Gratis tanpa bayar.

Salah satu kunci sebuah website mempunyai banyak pengunjung adalah dengan membuat konten yang menarik kemudian di posting di website dengan tetap tentu. Website yang Anda punya juga harus terus di update dan di kelola dengan baik setiap harinya.

Membuat dan Mengelola Akun Media Sosial Khusus untuk Bisnis

Media sosial memang sebuah platform yang dibuat untuk berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan banyak orang yang di kenal tanpa batasan waktu dan wilayah tertentu. Seiring dengan perkembangan, media sosial sekarang telah mengalami perkembangan menjadi sebuah alat promosi atau pemasaran.

Media sosial yang di kelola dengan baik dan selalu di update sudah banyak terbukti membantu dalam mengenalkan produk, mendatangkan trafik ke website dan juga menjadi sumber pelayanan untuk para calon pelanggan atau pembeli.

Saya menyarankan kepada semua para pengembang atau agen properti untuk lebih serius dalam membuat dan menangani akun sosial media mereka. Karena jika di kelola dengan baik, media sosial terbukti menjadi alat pemasaran yang baik bahkan bisa meningkatkan kekuatan brand Anda.

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat ini, bantu kami untuk share artikel Memasarkan Properti dengan Digital Marketing ini dan jangan lupa subscribe channel YouTube SUBMITClimb untuk mendapatkan video – video tutorial lain yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami seperti di Facebook, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top