skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Mengatur Gaji Bulanan Yang Kecil Agar Bisa Menabung

Mengatur Gaji Bulanan Yang Kecil agar bisa Menabung

Di seluruh dunia banyak orang yang masih sulit mencari pekerjaan dan mengeluh tentang gaji yang mereka dapatkan setiap bulan dari hasil kerja mereka masih kecil dan seringkali tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup untuk setiap bulannya. Dan rata-rata dari antara mereka sangat menginginkan sebuah pekerjaan yang bisa menghasilkan gaji yang lebih besar atau paling tidak sebanding dengan apa yang mereka kerjakan.

Coba kita bayangkan Anda dan saya mempunyai sebuah balon yang memiliki lubang, sudah pasti Anda dan saya akan berusah untuk membuat balon itu tidak sampai kempis.

Mungkin Anda bertanya bagaimana caranya?

Anda dan saya harus benar-benar memastikan udara yang kita tiup ke dalam balon setidaknya harus sama besarnya dengan udara yang keluar dari lubang balon tadi.

Jadi ini bisa dikatakan kita berusaha hidup sesuai dengan apa yang kita hasilkan. Pengeluaran yang kita keluarkan setiap bulannya kita samakan dengan sebuah udara yang keluar dari balon itu. Dan yang menjadi tantangan kita di sini adalah menjaga agar pengeluaran Anda dan saya tidak lebih besar daripada gaji atau penghasilan yang kita dapatkan setiap bulannya.

Bagaimanapun caranya harus bisa.

Mungkin ini terdengar sangat sederhana dan mudah, tetapi saat kita menjalankannya sangat sulit untuk bisa melakukan sesuai dengan kata-kata itu. Memang banyak orang akan terhindar dari banyak masalah keuangan dan juga kesulitan jika berupaya untuk menerapkan prinsip yang bermanfaat itu.

Sebenarnya dengan gaji kecil yang kita dapatkan kita semua bisa mencukupkan kebutuhan hidup kita asalkan mau mengikuti dan menerapkan prinsip yang bermanfaat itu. Mungkin sekarang kita bertanya, bagaimana hal ini bisa kita lakukan? Apakah kita perlu konsultasi dengan pakar keuangan?

Baca juga beberapa artikel yang bisa meningkatkan pendapatan Anda setiap bulan sambil bekerja di kantor

Cara Berjualan Online Yang Menghasilkan Setiap bulannya
Bagaimana Caranya Memulai Bisnis Dropshipping Dengan Mudah

Sebenarnya buku Tua (Alkitab) banyak sekali membantu kita memberikan keterangan yang bisa berguna bagi kita untuk masalah keuangan, meskipun tidak secara langsung, tapi prinsip-prinsip yang ada di Buku Tua bisa sangat berguna bagi kita jika kita jalankan.

Menerapkan Prinisp Dalam Buku Tua (Alkitab) yang bisa Memberi Manfaat

Ini adalah beberapa prinsip-prinsip praktis yang bisa membantu saya dan juga Anda untuk mengelola keuangan hanya dengan menerapkan beberapa hal ini, bisa jadi prinsip ini akan berguna dan bermanfaat untuk Anda.

Buat Rencana atau Anggaran Pengeluaran

Supaya kita bisa mengatur keuangan, kita harus tahu dulu berapa jumlah uang yang kita dapatkan setiap bulannya dan akan kita keluarkan atau kita gunakan. Karena kalau kita membuat rencana dan anggaran kita bisa mengeluarkan uang sesuai dengan rencana yang sudah kita buat dan ini akan membawa keuntungan bagi kita semua. ”Rencana orang yang rajin pasti mendatangkan keuntungan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa pasti menuju kekurangan.” (Amsal 21:5) kami sekeluarga menerapkan cara sederhana yang kami baca dari publikasi jw.org yaitu menggunakan amplop untuk mengatur keuangan kami. Satu amplop untuk pengeluaran A, satu amplop untuk pengeluaran B misalnya makanan, uang sewa atau mungkin pakaian. Dan setelah kami terapkan cara ini, kami bisa menghemat dan mengontrol pengeluaran makan kami setiap bulannya sesuai dengan pendapatan gaji kami. Jika Anda ingin menggunakan cara sederhana ini silahkan saja atau mungkin Anda ingin menggunakan cara lain yang jauh lebih rumit misalnya, yang terpenting Anda mengetahui kemana saja uang yang kita dapatkan setiap bulannya keluar.

Ingat pastikan Anda untuk medahulukan apa yang menjadi kebutuhan Anda bukan keinginana Anda.

Jangan Iri dengan Milik Orang Lain

Sifat iri ini dimiliki oleh semua orang termasuk saya dan Anda. Hampir semua orang baik itu di negara maju dan juga negara berkembang, banyak orang yang menginginkan barang-barang yang dimiliki oleh orang lain. Kita harus jujur masing-masing dari kita seringkali tergoda untuk memiliki barang-barang mewah tertentu yang digunakan atau dipamerkan oleh orang yang kita kenal misalnya teman atau tetangga kita.

Tahukah Anda ini bisa menjadi suatu jerat bagi kita.

Siapa tahu tetangga atau teman Anda sebenarnya tidak mampu untuk membeli mobil atau barang itu. Lalu untuk apa kita menginginkan barang yang sama atau yang lebih mahal hanya untuk melakukan gaya kebodohan orang lain setelah itu kita mengalami kesulitan keuangan karena harus membayarnya? Sebuah buku Tua (Alkitab) mengatakan, ”Mata orang rakus selalu mencari kekayaan, tidak menyadari bahwa nasib sial akan menimpa dia.”​—Amsal 28:22, Kitab Suci Komunitas Kristiani (boleh di baca oleh orang lain yang mau).

 

Hiduplah Sederhana

Banyak orang yang seringkali memaksakan belanja di luar kemampuannya, Jika saat ini Anda hanya mampu untuk membeli ikan asin dan sayur kangkung di pasar tradisional maka jangan membeli daging dan juga bir, karena ini akan membuat Anda bangkrut dalam waktu yang cepat. Berdasarkan laporan Bank Pembangunan Asia, katanya hampir sepertiga dari penduduk di Filipina dan juga separuh dari orang yang tinggal di India hidup dalam garis kemiskinan.

Dengan penghasilan yang kecil dan minim ini, memang sangat baik jika Anda dan juga saya berfokus kepada kebutuhan pokok saja, kebutuhan yang penting terlebih dahulu. Ini memang berat dan rasanya itu seperti tersiksa. Tapi tahukah Anda di negara yang kaya prinsip yang baru saja kita bicarakan ini juga diberlakukan agar mereka terhindar dari banyak masalah dalam keuangan. Seorang tokoh terbesar sepanjang masa yang bernama Yesus menasihati pengikutnya untuk menjaga mata mereka tetap “sederhana”. (Matius 6:22)

Berpuas Pada Kebutuhan Yang Penting (kebutuhan pokok)

ini masih berkaitan dengan penjelasan di atas, banyak orang yang tidak puas dengan apa yang mereka baru bisa dapatkan. Memang selama penghasilan atau gaji kita masih kecil kita harus menahan nafsu kita untuk belanja di luar kemampuan kita. seperti yang di nasihatin di dalam buku Tua (Alkitab) Asal mempunyai makanan, pakaian dan pernaungan, hendaknya kita berpuas dengan perkara-perkara ini 1 Timotius 6:8. Jangan sampai apa yang tidak kita butuhkan kita beli, penuhi atau prioritaskan dulu apa yang menjadi kebutuhan pokok kita sambil kita berupaya untuk meningkatkan penghasilan kita. ada beberapa cara untuk menambah penghasilan kita dari rumah. Anda bisa membaca artikel kami tentang “Peluang Usaha Online dengan Modal Kecil”. Tahukah Anda beberapa orang yang sangat bahagia di dunia ini mereka tidak punya banyak uang, tetapi mereka puas dengan apa yang mereke miliki pada saat ini dan itu hal-hal materi tetapi kasih sayang dari orang-orang yang mereka sayangi ini termasuk keluarga dan juga teman. —Baca Amsal 15:17.

Menabung Sebelum Membeli Sesuatu

Kata-kata ini memang seringkali membuat orang menjadi tidak sabar, Menabung terlebih dahulu sebelum membeli sesuatu”. Lama ya kalau mau membeli sesuatu tetapi kita harus menabung dulu.

Iya memang lama dan membosankan kalau sudah yang namanya menunggu…

Menurut Anda apakah kata-kata ini sudah kuno dan ketinggalan? Atau apakah kata-kata ini benar-benar akan membantu Anda?

Ada banyak manfaat jika Anda melakukan hal ini, apalagi jika Anda membuat setiap anggaran masuk dan keluar. Dengan membuat anggaran yang cermat Anda bisa tahu pendapatan yang Anda terima dan berapa yang harus Anda keluarkan atau belanjakan setiap bulannya.

Beberapa orang termasuk kelaurga kami ada yang merasa perlu sekali untuk menyesuaikan beberapa hal agar bisa berhemat. Kadang jika perlu kita bisa berjalan kaki untuk melakukan beberapa kegiatan misalnya ke pasar atau ke warung yang bisa di jangkau dengan berjalan. Penting sekali kita selalu berpuas kepada apa yang kita miliki saat ini.

Keluarga kami sering kali tidak harus belanja di mal, kami belanja di pasar rakyat atau pasar tradisional yang harganya jauh lebih murah saat kami belanja di mal. Maka pertanyaan yang akan saya ajukan untuk Anda buat apa kita bayar mahal kalau kita dapat yang lebih murah di pasar?

Saat kami belanja kami sudah membawa catatan barang apa saja yang mau kami belanjakan. Jadi saat belanja kami sudah tahu mau beli apa saja dan semua berjalan sesuai dengan anggaran kami.

Kami mempunyai kartu kredit untuk beberapa bank. Tetapi tahukah Anda kami memiliki kartu kredit hanya untuk memenuhi keperluan belanja online kami saja seperti Hosting, Domain dan template untuk website. Kami tidak menggunakan kartu kredit untuk keperluan yang tidak perlu. Dan sering kali kartu kredit kami gunakan hanya untuk keperluan yang sangat mendadak atau darurat. Keluarga kami juga tidak pernah membawa kartu kredit kemana-mana, kami hanya membawa saat kami perlu saja.

Menabung Meskipun Sedikit

Saat kita menerima gaji biasakan untuk menganggarkan uang untuk di tabung. Meskipun jumlahnya sedikit uang ini akan bermanfaat jika kita membutuhkannya suatu saat.

Jauh lebih baik jika Anda tetap menabung meskipun memiliki gaji yang kecil. Karena uang Anda aman di rekening tabungan Anda. Jadi mulai sekarang belajarlah untuk langsung menabung setelah menerima gaji bulanan Anda.

Bawa Uang Secukupnya saja

Pernahkan membawa uang banyak tetapi uang yang kita bawa itu kadang sering habis? Ini disebabkan kita khilaf saat mengetahui kita membawa lebih, ini sebenarnya hanya keinginan mata kita saja. Nah untuk menghindari hal itu sebaiknya kita bawa uang dalam jumlah yang cukup saja. Sebagai contoh kalau kita mau berangkat ke kantor kita bawa uang hanya untuk makan siang, membeli bensin dan uang lebih untuk berjaga-jaga seandainya kita memiliki keperluan tertentu.

Dengan menerapkan beberapa prinsip itu Anda dan saya bisa terhindar dari masalah keuangan yang sering kali membuat celaka banyak orang di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top