skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Cara Monetize Blog Menggunakan Iklan Mandiri

Cara Monetize Blog Menggunakan Iklan Mandiri

Dulu, pertama kali saya bisa membuat blog, saya pikir hanya untuk iseng-iseng saja atau mencatat apa yang kita ketahui agar bisa kita lihat dan gunakan lagi di masa mendatang sekaligus supaya bisa di lihat dan di baca sama orang lain juga, ternyata kita bisa mendapatkan uang dari blog yang kita kelola dengan Cara Monetize Blog Menggunakan Iklan Mandiri.

Mendapatkan uang dari blog yang kita kelola memang sering ditanyakan oleh orang-orang yang mencoba ingin mendapatkan penghasilan dari internet dengan cara “monetisasi blog”. Tetapi bagaimana caranya supaya bisa mendapatkan uang dari blog atau website yang Anda buat?

Nah, pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang paling sering di tanyakan dan akan kita jawab di dalam artikel kali ini.

Baca juga: Tool Terbaik untuk Blogger yang harus ada di Website Anda

Sebenarnya apa yang akan saya tulis di dalam artikel sudah banyak di bahas dan bisa di temukan di website-website lain, di sini saya hanya menulis ulang untuk digunakan oleh teman-teman yang mengenal saya dan yang baru ingin belajar membuat blog dan menghasilkan uang dari blog yang mereka kelola.

Apa itu Iklan Mandiri?

Iklan Mandiri yang saya maksud di sini adalah Anda akan menjual beberapa space iklan yang ada di website Anda langsung ke orang yang ingin memasang iklan (advertiser).

Apa Saja Iklan yang bisa di jual?

Sebenarnya ada beberapa cara cara Anda bisa menjual iklan mandiri dari blog atau website yang Anda kelola, misalnya saja:

  1. Menjual Banner ads (ini yang paling banyak dilakukan oleh orang)
  2. Iklan Advertorial (ini adalah iklan yang berupa sebuah artikel biasanya isinya sangat informatidd atau untuk tujuan promosi)
  3. Solo Ads. Saya sih bilangnya ini seperti kita membeli atau menjual email newsletter dari orang lain yang ingin produknya di promosikan ke email subcriber milik kita. kalau Anda punya banyak email subscriber Anda bisa menjual dan memanfaatkan iklan jenis ini
  4. Menjual Guest Post di blog Anda.

Berapa yang akan Anda dapatkan dari menjual iklan mandiri?

Nah, saya rasa ini adalah hal yang paling ingin diketahui oleh banyak orang. Menurut saya, penghasilan yang akan kita dapatkan masing-masing akan sangat beragam sekali, biasanya sih bergantung dari beberapa hal ini:

  • Niche website Anda
  • Kualitas sebuah website atau blog
  • Jumlah Visitor website Anda
  • Target visitor dan
  • Rangking Website di SERP
  • Sesuai dengan keinginan kita

Itu adalah beberapa faktor Anda bisa menentukan harga dan pendapatan untuk setiap bulannya dari website yang Anda kelola. Biasanya beberapa orang bisa mendapatkan uang mulai dari Rp.250.000 sampai dengan ratusan juta setiap bulannya dari website dengan target lokal.

Saya biasanya akan memberikan harga RP. 1.500.000 untuk 1 guest post atau penempatan link di website SUBMITCLimb. Bagi beberapa orang harga ini tidak masuk akal, karena terlalu mahal. Buat saya itu harga yang murah, kalau mau silahkan kalau tidak mau ya silahkan. Prinsip saya, yang namanya memasang iklan memang tidak murah, kalau iklan TV dan Billboard saja bisa mahal, kenapa iklan di website saya harus murah?

Apakah ada yang mau? Jawaban saya ada dan biasanya kalau ada yang bilang mahal, berarti harga saya memang tidak cocok dengan budged iklan mereka.

Cara Anda Menentukan Harga Iklan Mandiri

Menurut saya tidak ada patokan khusus untuk menentukan harga untuk iklan mandiri, ini menurut saya. Meskipun beberapa orang ada yang menggunakan beberapa patokan dasar yang sering digunakan, menurut saya sebenarnya tidak ada patokan harga. Ini 100 persen sepenuhnya bergantung dari dari si pemilik website yang ingin memberikan harga.

Mungkin Anda bisa menggunakan beberapa contoh dari beberapa model pembayaran dari:

  • Model CPC – Menjual perklik iklan yang biasanya tayang di website yang Anda kelola.
  • Model CPM. Anda menjual 1000 iklan yang tayang di website Anda.
  • Flate Rate – menurut saya ini adalah cara untuk memberikan harga iklan yang paling gampang dan biasanya banyak dilakukan oleh orang-orang, misalnya Anda menjual iklan untuk waktu tayang selama 1 bulan, 3 bulan atau untuk satu tahun).

Saya akan membahas iklan flat rate di dalam artikel ini karena model iklan seperti ini yang banyak saya terapkan untuk di beberapa website yang saya kelola yang saya gabungkan dengan iklan Google AdsSense.

Untuk menentukan harga untuk blog yang menggunakan bahasa Indonesia saya biasanya menggunakan beberapa patokan dasar ini, tetapi sebenarnya patokan ini tidak harus kita gunakan juga tidak apa-apa.

1. Melihat Hasil Monetize AdSense

Ini cara yang paling mudah untuk di jadikan patokan untuk memberikan harga pemasangan iklan mandiri di website kita. Coba Anda lihat 3-6 bulan terakhir dari website yang Anda pasangi iklan AdSense, lihat berapa jumlah rata-rata penghasilan yang Anda dapatkan saat mengikuti program Google AdSense. Jumlah inilah yang akan dijadikan sebagai patokan untuk memberikan tawaran harga iklan banner kepada orang lain – minimal 2 – 4 kali lipat dari penghasilan AdSense Anda.

Prinsipnya, jangan sampai penghasilan iklan mandiri jauh lebih kecil daripada iklan AdSense yang kita dapatkan.

2. Mengikuti Harga Pasar atau Website Lain

Cara lain yang sering saya lakukan adalah dengan melihat harga yang diberikan oleh website lain yang masih satu niche dengan website kita, kemudian coba Anda tanyakan ke pemilik website, apakah Anda bisa memasang iklan di sana dan tanyakan berapa biaya yang mereka berikan untuk pemasangan iklan.

Saya biasanya menggunakan email lain yang terpisah dengan email utama yang saya gunakan. Sebenarnya ini adalah cara yang paling banyak dilakukan oleh blogger lain yang ingin mendapatkan penghasilan dari menjual iklan mandiri di website mereka.

Dari semua harga yang kita dapatkan itu, biasanya yang akan dijadikan patokan oleh beberapa orang untuk menjual iklan mandiri di website mereka.

3. Posisi Banner yang di tawarkan

Siapa yang tidak ingin mendapatkan posisi iklan yang baik di sebuah website yang mempunya traffic yang lumayan tinggi? Hal lain yang bisa Anda gunakan untuk memberikan harga iklan adalah posisi pemasang iklan yang Anda berikan. Posisi inilah yang akan menjadi sebuah pertimbangan harganya lebih mahal atau lebih murah.

Berikut ini adalah beberapa posisi banner yang biasanya di jual oleh seorang blogger:

  • Banner Sidebar – ukuran yang digunakan bervariasi tetapi biasanya 160×600 pixel
  • Banner di dalam sebuah artikel – Saya biasanya menempatkan iklan banner ini setelah di paragraf ke dua atau paragraf yang ingin saya tempatkan. Ukuran yang biasa digunakan adalah 728×90 pixel atau bisa juga menggunakan ukuran ke dua yaitu 300×250 pixel.
  • Floating banner – Anda bisa floating banner di footer kiri atau kanan. Ukuran yang digunakan beragam, beberapa ada yang menggunakan 120 x 600 pixel, atau 486×60 pixel, Anda juga bisa membuat ukuran sendiri.
  • Banner di Header – Ukuran yang digunakan 728×90 pixel.
  • Pop-up banner – Saya sih tidak punya pengalaman untuk jenis iklan ini, katanya iklan ini lumayan mahal dari model iklan yang lainnya.

Hal lain yang juga bisa di jadikan pertimbangan Anda untuk menentukan harga iklan mandiri adalah:

  • Banner tidak di rotasi dengan banner dari advertiser yang memasang iklan di tempat kita (Single banner spot) Harganya jauh lebih mahal daripada iklan banner yang di rotasi.
  • Sebuah iklan banner yang bisa muncul di semua halaman yang ada di website Anda, mempunyai harga yang jauh lebih mahal daripada iklan model lainnya yang hanya muncul di halaman tertentu saja.

4. Niche Website yang Anda gunakan

Pemilihan niche di sebuah website juga menjadi faktor penting yang bisa menentukan harga iklan mandiri yang akan Anda tawarkan. Memang sebuah website yang benar-benar fokus membaha tentang satu niche saja, harga jual iklannya biasanya lebih tinggi.

Berikut ini beberapa beberapa niche yang menurut saya paling banyak di incar oleh para advertiser yang kemungkinan akan membayar dengan harga yang cukup tinggi, ini bukan dari pengalaman pribadi saya dan juga beberapa orang saja, tetapi ini adalah niche yang memang paling menguntungkan

  • Bisnis
  • Keuangan
  • investasi dan juga beberapa sub niche yang masih berhubungan dengan hal ini
  • Dunia otomotif
  • Tentang Wisata
  • Rumah dan yang berhubungan dengan sub rumah
  • Kesehatan
  • Edukasi
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Dan beberapa lainnya

Cara Mencari Para Calon Pengiklan (Advertiser)

Untuk mencari calon pengiklan menurut saya sih susah-susah gampang, kenapa saya bilang seperti itu? Karena ini bergantung dari website yang Anda miliki dan niche websitenya. Secara umum kalian bisa menggunakan cara seperti ini:

1. Membuat Halaman Penawaran

Kalau Anda ingin orang lain tahu bahwa Anda menawarkan Jasa untuk penempatan iklan mandiri maka Anda harus memberitahu orang lain kalau Anda menawarkan Jasa ini dengan membuat halaman informasi tentang hal itu.

Tips Membuat halaman Penawaran

 
  1. URL halaman penawaran Anda harus mudah untuk di lihat dan ditemukan orang pada saat mereka mengunjungi website Anda. Misalnya saja membuat link di footer atau di tempat-tempat yang mudah untuk dilihat dan di baca oleh pengunjung website.
  2. Buatlah informasi yang mudah untuk di pahami, singkat dan langsung pada tujuannya. Anda juga bisa menempatka call to action untuk mempermudah orang-orang menghubungi Anda atau mendapatkan informasi dan media kit Anda.
  3. Buat halaman ini semenarik mungkin jika memang Anda bisa.
  4. Berikan nomor kontak seperti Nama, Email atau lainnya yang nyaman buat Anda. Pastikan Anda menjawab dengan cepat semua email yang masuk.
  5. Lebih bagus jika Anda mengisi halaman ini disertai dengan data visitor 3 – 6 bulan terakhir ini, pageviews, jumlah follower di akun social media Anda, jenis iklan yang pernah ditawarkan dan bila perlu tampilkan juga logo-logo dari beberapa perusahaan yang pernah beriklan di tempat Anda.

2. Buat Media Kita

Cara yang juga bagus dan bisa Anda gunakan adalah dengan membuat Media Kit yang menarik dan isinya memang benar-benar asli bukan karangan, kemudian simpan dalam format PDF yang bisa di download.

Buat yang belum tahu apa itu media kit, media kit adalah sebuah halaman yang dibuat untuk memberikan sebuah informasi tentang sesuatu, biasanya dalam format PDF atau lainnya. Media kita yang akan Anda buat adalah media kit tentang blog Anda.

Informasi yang akan di masukkan ke dalam media kit yang Anda buat adalah:

  1. Informasi tentang website atau blog Anda
  2. Tampilkan data statistik blog atau pengunjung website Anda, misalnya saja jumlah follower, jumlah subscriber, demografi, visitor dan lain sebagainya. Jika Anda menggunakan Google analytics maka Anda bisa mengambil data di sana.
  3. No kontak yang lengkap
  4. Harga untuk penawaran space iklan yang Anda tawarkan
  5. Cara pembayaran.

Anda bisa melihat contoh-contoh dari beberapa website yang membuat media kita untuk website mereka.

3. Mengirim Email Langsung

Selain menunggu Anda juga bisa mengirimkan email kepada orang-orang yang ingin Anda target. Gunakan email khusus untuk mengirim email kepada mereka, jika memungkinkan Anda bisa membuat email dengan menggunakan nama domain yang Anda miliki.

Pastikan untuk mengecek email ini secara teratur dan pastikan untuk membalas sesegera mungkin jika ada email yang masuk. Saya biasanya memforwad secara otomatis email ini ke email utama yang saya hubungkan ke HP jika saya mempunyai banyak email bisnis.

4. Mencari dan Menghubungi Langsung Para Calon Advertiser

Selain menggunakan cara-cara di atas, beberapa orang ada yang mengirim email secara langsung kepada para calon advertiser yang menjual produk, jasa atau lainnya.

Sebagai contoh, kebetulan saya mempunyai website tentang Bali yang saya beri nama MY BALI STORY. Saya bisa mencari para calon advertiser untuk mau memasang iklan atau mempromosikan bisnis mereka di website saya:

  • Jasa Tour & Travel
  • Jasa Rental Mobil dan Rental Motor di Bali
  • Tempat-tempat wisata di Bali
  • Hotel
  • Guest House
  • Villa
  • Kost-kostan di Bali
  • Warung atau Restoran yang ada di Bali
  • Photographer Bali

Di zaman serba digital seperti ini kita akan sangat mudah untuk mendapatkan semua alamat dan nomor kontak mereka. Saya biasanya mencari langung di Facebook Group, Instagram atau di tempat-tempat online lainnya.

5. Menghubungi mereka yang memasang iklan Online

Cara lain untuk mencari para calon pengiklan adalah dengan menggunakan mesin pencari google. Silahkan ketikkan keyword tertentu di Google yang sesuai dengan niche Anda, jika menemukan ada website yang memasang iklan di Google Ads, Anda bisa mengklik iklan itu dan mencata semua informasi yang diperlukan untuk menghubungi mereka.

Selain di Google Anda juga bisa mencari orang-orang yang memasang iklan di Facebook dan Instagram. Ini juga cara yang biasanya saya lakukan untuk mendapatkan semua inromasi yang saya perlukan.

6. Mengintip Pengiklan di Website Kompetitor

Cara yang ke enam ini adalah cara yang paling mudah dan bisa Anda lakukan kapan saja. Coba cari siapa saja kompetitor website Anda, cek di website mereka apakah ada orang yang memasang iklan di sana. Jika ada yang memasang iklan di website itu, coba Anda catat data lengkap para pengiklan itu dan hubungi satu persatu para pengiklan itu dan tawarkan apakah mereka berminat untuk memasang iklan di tempat Anda.

Kebiasaan dari antara kita kalau mencari website kompetitor adalah mencari yang posisinya di atas website kita. Mulai sekarang cobalah untuk mencari pesaing yang peringkatnya ada di bawah website Anda.

8. Tawarkan Kelebihan Lain yang akan mereka dapatkan

Siapa diantara kita yang tidak suka mendapatkan bonus atau gratisan? Saya rasa hampir semua orang suka, termasuk saya sendiri. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat orang lain mau memasang iklan di website Anda adalah dengan cara memberikan penawaran-penawaran yang berbeda dengan yang ada di website lain.

Sesuatu yang kita tawarkan bisa jadi menambah semangat orang itu untuk mau memasang iklan di website Anda. Ini bisa membantu untuk menaikkan harga space banner yang akan Anda tawarkan. Sebagai contoh:

A. Manfaatkan jumlah Follower Anda

Jika website Anda mempunyai akun social media dan memiliki follower yang cukup banyak, Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk memberikan bonys gratis kepada mereka share gratis ke akun social media Anda.

Beritahu dengan jelas, seberapa banyak Anda akan share info tentang mereka ke akun social media Anda. Ini akan membuat mereka merasa senang dan bersemangat.

B. Manfaatkan Email Subscriber

Jika Anda mempunyai banyak list email subscriber, coba tawarkan kepada mereka sebagai penawaran tambahan untuk meningkatkan harga Anda, berikan juga bonus Push Notification Subscriber website Anda kepada. Pastikan Anda tidak melakukan spam atau membuat subscriber Anda merasa di spam oleh mereka.

Beberapa orang banyak yang kurang begitu merasakan manfaat dari Push Notification Subscriber. Untuk fitur ini biasanya Anda bisa memberikan kepada mereka sebagai bonus saja.

C. Tawarkan Iklan Berbayar Gratis di Google Ads atau di Facebook Ads

Saya pernah menggunakan cara ini kepada mereka yang memasang iklan mandiri di website yang saya kelola. Ini biasanya saya berikan hanya sebagai sebuah bonus dan biasanya saya sudah menganggarkannya untuk memasang iklan berbayar ini.

Sebenarnya ini tidak sepenuhnya gratis, karena saya sudah memasukkan biayanya dalam harga pemasangan iklan mandiri yang saya tawarkan tanpa sepengetahuan mereka.

Pokoknya pintar-pintar kita saja dalam memberikan penawaran kepada mereka.

Baca juga artikel kami: Mau Tahu Dari Mana Sumber Penghasilan Seorang Blogger

Sebagai Penutup dari Saya

Sebagai tambagan dari saya, kalau bisa blog yang Anda buat itu terlihat bagus dan profesional. Jadi begini, meskipun Anda tidak bisa membuat layout yang bagus, setidaknya halaman website Anda itu menarik dan enak di pandang.

Hindari memenuhi halaman website dengan iklan yang akhirnya membuat website kurang sedap untuk dipandang mata.

Jika Anda tidak bisa membuat website atau blog, saya bisa membantu Anda membuatkan website Anda secara gratis atau Anda bisa juga menggunakan Jasa saya untuk menginstal dan membuatkan website WordPress Anda sesuai dengan demo dan akan di buat sedikit unik layoutnya. Untuk informasi lengkap tentang hal ini silahkan menuju halaman ini.

Pastikan untuk mencatat dan membuat database advertiser Anda. hal ini sangat penting karena akan membantu Anda dikemudian hari untuk mempromosikan kembali kepada mereka jika Anda space iklan yang kosong atau promosi lainnya.

Jika spot iklan di tempat Anda penuh kemudian ada calon pengiklan yang ingin memasang iklan banner di website Anda, masukkan mereka ke dalam daftar waiting list. Ingat, beritahu si calon pengiklan ini kalau mereka akan masuk ke dalam daftar waiting list iklan mandiri Anda.

Yang terakir dari saya, jika memungkinkan cobalah untuk membuat click tracking untuk para pengiklan di website Anda. ini nantinya bisa membantu Anda untuk mengetahui iklan mana yang paling banyak di klik dan harganya yang akan Anda jual lebih mahal.

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat ini, Bantu kami untuk share artikel Cara Monetize Blog Menggunakan Iklan Mandiri ini dan jangan lupa subscribe channel YouTube SUBMITClimb untuk mendapatkan video lanjutan dan juga video tutorial lain yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami seperti di Facebook, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb.

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top