Cara Membuat PBN

Praktek Cara Membuat PBN





Cara Membuat PBN Yang Mampu Bertahan Lama.

Pada kesempatan kali ini saya akan coba menulis sekaligus menjelaskan Cara membuat PBN atau Cara membuat Private Blog Network yang benar-benar mampu bertahan lama dan memiliki memiliki Authority, relevan dan murah untuk di bangun. Ini adalah kelanjutan dari artikel saya yang sebelumnya.

Baca Artikel Sebelumnya: Tips Membeli Domain Expired

Di sana saya menjelaskan bagaimana kita bisa memilih domain-domain yang layak kita gunakan untuk kita jadikan PBN kita.

Pada dasarnya cara membeli domain baru dan domain lama sama saja, tidak banyak yang beda.

Setelah Anda membeli domain yang Anda cari tadi maka langkah selanjutnya adalah membangun website dengan domain-domain yang sudah kita beli tadi.

Apa yang saya jelaskan di sini bisa jadi caranya berbeda dengan cara orang lain dalam membangun PBN, jadi silahkan memilih cara mana yang paling Anda sukai dan bisa.

Dalam hal ini saya juga mengasumsikan Anda sudah paham cara menghubungkan domain dengan name server dari hosting yang Anda gunakan. Jika belum silahkan menghubungi saya melalui halaman contact. Saya akan coba membantu Anda.

Ingat, dalam membangun Private Blog Network pribadi ini tentunya kita ingin PBN kita ini berfungsi dengan baik dan bisa bertahan lama alias bisa kita gunakan selamanya. Tidak sampai ketahuan sama Google. Memang sih kalau kita kelola sendiri agak susah, makannya biasanya saya mempekerjakan orang untuk mengelola PBN saya. Mereka saya kasih pekerjaan hanya untuk mengupdate plugin dan posting artikel saja ke semua PBN itu.

Karyawan lain saya pekerjakan hanya khusus untuk membuat Artikel untuk website saya termasuk PBN. Jadi masing-masing orang bisa fokus.

Percantik Money site Anda

Sebelum membuat Private Blog Network sebaiknya money site (Website utama) Anda harus dibuat sebagus mungkin, bagus di sini tidak harus dengan kode-kode yang rumit ya, tetapi tampilan website itu bagus, mudah dibaca dan enak untuk di lihat.

Kenapa harus demikian?

  1. Menambah keyakinan calon pelanggan
  2. Google suka.
  3. Mampu menangkap perhatian Orang (Pengunjung).
  4. Tidak membosankan

Kemudian yang paling penting adalah website ini harus memiliki konten yang baik dan selalu di update, paling tidak sebulan 1 kali ada artikel yang baru untuk kita tambahkan. Saya banyak menemukan Money site yang hanya memiliki 1 atau 3 artikel saja, menurut saya jika cara lama ini Anda gunakan maka bisa jadi Google akan mudah mengetahui bahwa website ini hanya digunakan untuk kepentingan mencari uang dari affiliate saja.

Biasanya PBN saya digunakan untuk semua website yang mentarget satu atau dua keyword utama saja. Kenapa demikian?

Karena saya mau website saya ini dikenal sebagai website yang fokus pada satu tema yang jelas dan terarah, biasanya website macam ini dikenal juga dengan nama Micro niche site. Hampir semua website affiliate saya modelnya seperti ini.

Selain itu apa lagi yang harus kita lakukan untuk money site kita?

Point 1. Cari dan Pilih keyword dengan persaingan Rendah.

Memilih keyowrd yang persaingannya rendah? Ya Money site kita harus kita buat dengan target kata kunci atau keyword dengan tingkat persaingan yang rendah, lalu untuk Private Blog Network kita buat 10 sampai dengan 15 website saja, kalau kurang baru di tambah.

Mungkin banyak yang bertanya ya kenapa harus tingkat persaingan yang rendah?

Begini, bayangkan saat ini Anda baru ingin memulai bisnis dari online. Jika money site yang Anda bangun memiliki tingkat persaingan yang tinggi hal ini akan sangat sulit untuk kita bisa menduduki peringkat 1 di mesin pencari Google.

Jadi cari jumlah pencarian yang tidak terlalu banyak dengan tingkat persaingan yang rendah saja, atau jika pas sedang beruntung Anda menemukan jumlah pencarian yang tinggi dan tingkat persaingannya rendah silahkan saja ambil.

Kalau kita salah memilih keyword di awal maka yang sering terjadi adalah kita akan membuang waktu dan uang kita. Dulu teman saya selalu mengatakan cari keyword yang pencariannya banyak 5000 – 8000 sebulannya (Google keyword planner)

Kemudian kita membangun 30 PBN, pastinya dengan harapan kita akan bisa mengalahkan kata kunci itu dan menduduki tingkat pertama.

Bayangkan Anda sudah membangun 30 PBN tetapi tidak merangking di halaman 1, kita baru sampai di halaman 2 atau 3 saja.

Lalu Anda memutuskan untuk membangun PBN tambahan agar website Anda bisa menduduki peringkat pertama, tetapi karena Anda belum mendapatkan komisi dari penjualan yang masuk, jadi bisa jadi dana untuk menambah PBN tidak ada atau dana yang tersisa sudah tipis sekali.

Itulah alasannya mengapa saya sangat menyarankan Anda untuk tidak mentarget kata kunci yang terlalu tinggi tingkat persaingannya.

Jika keyword yang Anda target memiliki jumlah pencarian sekitar 700 – 1000 sebulan menurut saya itu sudah sangat cukup.

Semua website saya bisa merangking dengan kata kunci yang tingkat persaingannya rendah dan jumlah pencarian mulai dari 500 – 1000.

Apakah ada penjualan?

Saya akan jawab, “ada“.

Saya bisa mendapatkan $700 – $1000 sebulan. Buat saya ini uang yang sangat cukup. Karena saya tidak perlu bekerja sepanjang waktu, hanya membutuhkan beberapa jam dan hari untuk bekerja dalam sebulan bisa mendapatkan uang sebesar $1000. (Hanya dari 1 website saja)

Ini membuktikan apa?

Ini membuktikan bahwa beberapa produk yang tingkat pencariannya sedikit juga bisa menghasilkan. Bayangkan ya jika kita mempunyai 5 atau 10 website yang komisinya bisa sebesar itu.

Point ke 2. Memilih Hosting yang Baik.

Memilih Hosting adalah hal yang penting sekali untuk menempatkan website Private Blog Network kita. Kenapa? Karena akan membutuhkan biaya atau Dana.

Biaya untuk hosting memang tidak sedikit, tepai kita bisa meminimalkannya dengan mencari hosting yang murah-murah saja.

Saya tidak pernah menggunakan SEO Hosting, kenapa? Karena sudah jelas Hosting itu akan digunakan oleh orang untuk tujuan SEO. Jadi Google akan mudah menditeksi PBN yang kita bangun. (Saya tidak pernah dan tidak menyarankan untuk menggunakan SEO Hosting) Jika Anda mengikuti cara membangun PBN seperti saya kemungkinan akan aman.

Lokasi Hosting di Mana

Saya biasanya menggunakan server di USA, karena target pasar saya di USA. Ada juga sih yang di Negara lain. Tapi kebanyakan di USA.

Jumlah Hosting yang digunakan

Kira-kira kita akan membutuhkan berapa hosting untuk 20 domain kita?

Jika ada yang menjawab 1, bisa jadi PBN kita nantinya akan terditeksi oleh Google. Lalu yang baik itu berapa? Kalau saya punya 20 domain, maka saya akan menggunakan 20 hosting yang berbeda-beda.

Banyak dan menghabiskan uang dong…

Iya memang betul, tetapi cara membuat PBN seperti ini akan bertahan-lama dan mampu membantu saya bertahan di mesin pencari hingga hari ini. Selain itu dengan mempunyai banyak hosting IP dan name server kita akan berbeda – beda juga Ini adalah cara yang aman dan baik.

Kita bisa menggunakan jasa penyedia hosting di Indonesia yang menggunakan server USA, atau Anda bisa menggunakan jasa penyedia hosting di luar yang harganya juga murah sekitar $12- $15 pertahunnya.



Point ke 3 Cari Penulis Artikel yang Handal.

Money site sudah kita bangun, kemudian kita sudah membeli domain dan juga hosting untuk menempatkan Private Blog Network kita. Maka sekarang adalah saatnya mencari penulis artikel yang baik dan handal untuk mengisi blog atau website kita.

Memang sangat sulit mencari penulis yang baik pada awalnya, dengan terus mencoba satu penulis dengan penulis yang lain lambat laun kita akan bisa menemukan penulis yang baik.

Tempat Mencari penulis artikel:

  1. TextBroker
  2. Problogger
  3. Sribulancer
  4. UpWorks
  5. iWriter
  6. Penuliscontent

Bagaimana cara mengisi artikel untuk PBN kita?

Saya melihat banyak sekali orang cara membuat PBN nya sangat asal untuk artikelnya. Private Blog Network yang mereka bangun hanya sekedar situs yang kalau kita lihat sama sekali tidak memperhatikan hal ini:

  1. Desain
  2. Tidak menggunakan Tulisan yang baik
  3. Tidak menyertakan gambar.
  4. Artikel yang asal panjang.
  5. Hanya berisi 1-3 artikel saja.
  6. Jika ada video akan lebih bagus.

Ingat Private Blog Network yang kita bangun adalah karyawan 24 jam kita dan aset kita untuk kita bertahan hidup dalam mendapatkan uang dari Internet. Jika Anda membangunnya dengan cara seperti itu maka percayalah sama saya, lambat laun Private Blog Network Anda akan tumbang.

Jadi penting sekali saat Anda membangun PBN untuk memperhatikan ke empat hal di atas, buat PBN kita sama seperti Money site kita atau sama seperti website company profile. Makin baik Anda membuat tampilan website Anda maka PBN Anda akan semakin aman.

Ketika Private Blog Network selesai di bangun dan mengarahkan link ke money site kita, ini bukan akhir dari pekerjaan kita, tetapi kita masih harus terus menambahkan artikel ke tiap PBN kita minimal 1 bulan 1 kali dan itupun bukan artikel yang asal kita buat.

Tadi kan Anda mau membangun 10 – 20 PBN, coba bayangkan hal ini, semua Private Blog Network yang Anda bangun hanya mempunyai 1 – 3 artikel saja, lalu  semua URL dari 20 PBN itu mengarah ke money site kita dan semuanya dilakukan pada hari yang sama atau tidak jauh beda.

Apa yang Anda amati dari hal ini?

Ada begitu banyak hal yang bisa kita lihat kesamaannya bukan??? Kesamaan dan keseragaman ini akan membuat Private Blog Network Anda mudah untuk diditeksi oleh Google.

Private Blog Network yang baik itu seperti ini:

  1. PBN harus dibuat seperti money site kita atau seperti website company profile kita.

  2. Berikan domain ke website Authority lain yang relevan dengan pembahasan di website kita, bisa ke website wikipedia, Youtube atau website orang lain yang cukup terkenal. (tidak apa-apa kita kasih dia backlink gratis) jadi PBN kita tidak hanya berisi link yang mengarah ke money site kita saja, semakin Anda buat natural akan semakin baik buat PBN Anda.

  3. Buatkan struktur website yang baik (terapkan silo pada semua PBN Anda)

  4. Konten website berbobot dan di update dari waktu ke waktu.

Point ke 4 Perhatikan Anchor Text

Langkah ke empat ini bisa di bilang juga tidak kalah pentingnya dengan point yang lain. Setelah kita memposting artikel kita sudah pasti salah satu artikelnya akan kita tanami backlink yang akan mengarah ke money site kita bukan?

Saya sih tidak ada aturan yang pasti Cuma biasanya saya memvariasikannya. Karena menurut perkembangan SEO, konon katanya sih kalau kita menggunakan anchor text yang sama dengan keyword yang akan kita bidik secara berlebihan akan membawa pengaruh buruk pada SEO kita.

Misalnya keyword yang Anda akan bidik adalah “Acnezine Acne Skin Care” lalu apakah kita akan menggunakan anchor text yang sama dengan keyword itu? Tidak semuanya

Kenapa saya jawab tidak semuanya? Ya karena saya akan tetap menggunakan anchor text sesuai dengan keyword yang akan saya target nantinya. Tetapi tidak banyak… mungkin sekitar 15% – 20% saja yang akan saya gunakan sesuai dengan keyowrd yang akan saya target.

Contoh Penerapan:

Keyword Target: Acnezine Acne Skin Care

Anchor Text yang digunakan:

  1. Anchor text utama: Acnezine, Acnezine Review, Acnezine effects
  2. Anchor text sekunder: Click here, more info, nama domain dll

Anchor text utama biasanya saya gunakan hanya 15% – 20% saja di PBN saya dan sisanya menggunakan anchor text sekunder. Saya juga menggunakan variasi seperti ini:

– Branded Anchor text: (40%)
– Unique or Other anchor text: (25%)
– Naked link anchor: (15%)
– Brand + keyword anchor: (5%)
– Partial match anchor text: (5%)
– Genric anchor text: (1-5%)
– Long tail anchor text: (2-4%)
– Exact Match Anchors: (kurang dari 1%)

Point ke 5 CMS yang kita gunakan.

Website yang akan kita install di Private Blog Network kita bisa menggunakan CMS atau content management system. Karena saya Cuma bisa beberapa saja jadi saya lebih sering menggunakan WordPress dan Joomla atau bisa juga install webly.

Sebenarnya ini tidak menjadi terlalu masalah, memang kalau bisa macam-macam variasi dalam membuat website untuk PBN akan lebih bagus sekali, tetapi kalau tidak bisa juga tidak apa apa. Usahakan juga untuk menggunakan theme yang berbeda-beda untuk setiap PBN Anda.

Saya kira artikel bagian ke dua cara membuat PBN versi SUBMITClimb sampai di sini dulu, nanti kita akan lanjutkan bagian yang ke Tiga. Sekali lagi saya ingatkan, bisa jadi cara yang saya jelaskan di sini ini sangat berbeda dengan cara orang lain.