Penipuan Online

Penipuan Online Terus Beraksi Dengan Cara Yang Beragam

Hati-hati Para Penipu Terus Beraksi dengan cara yang Beragam

Selamat Bapak Pramono! Ini adalah hari keberuntungan Anda! Seringkali ini selalu menjadi kata-kata pembukaan dari si pengirim SMS, WhatsApp, Email atau Penelpon yang tidak kita sangka-sangka. Bapak adalah pemenang dari perusahaan kami untuk ….’ Anda pasti setuju dengan saya banyak sekali diantara kita semua yang mendapat telepon atau SMS atau email seperti itu yang mengatakan “Anda Menang”. Dan mereka mengatakan kalau hadiah yang akan mereka bagikan sangat terjamin”. Hadiah yang dimenangkan bisa jadi sangat beragam, mulai dari uang, mobil atau peralatan hiburan rumah.

Penipu bisa disamakan seperti seorang aktor yang sedang memainkan tokoh yang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menipu orang lain ataupun memikat. Hampir di seluruh dunia banyak orang menjadi korban dari penipuan. Kita tidak bisa mengetahui berapa tepatnya jumlah angka dari kerugian materi orang yang ditipu. Orang-orang yang tertipu pasti akan sangat merasa kesal, terpukul dan mungkin juga perasaan sakit hati yang berkepanjangan sewaktu mereka sadar bahwa mereka ditipu oleh orang yang mengaku dari sebuah perusahaan ternama ataupun dari orang-orang yang mereka percayai.

Korbannya Tidak Pandang Bulu, Seorang Pelajarpun Bisa Menjadi Korban

Penipuan menurut majalah Sadarlah – Watchtower didefinisikan sebagai “rancangan yang terselubung atau taktik jahat yang memang sengaja di susun guna mendapatkan uang melalui, pengakuan, janji palsu ataupun melalui pernyataan”. Korban dari orang-orang yang ditipu juga beragam, bisa saja mereka dari macam-macam lapisan golongan ekonomi. Selain itu seorang yang bisa kita katakan sebagai pelajar profesionalpun bisa terkena penipuan. Kita bisa melihat buktinya melalui media televisi dan juga berita koran. Mengapa mereka bisa di tipu? Karena rancangan penipuan sedemikian halusnya sehingga orang-orang yang sangat-sangat waspadapun bisa menjadi korban dari penipuan.

Seorang guru sekolah menjadi korban penipuan sebesar 20.000 dolar USD yang dilakukan oleh sebuah perusahaan perfilman. Di Indonesia sendiri bahkan tidak sedikit artis yang juga menjadi korban penipuan.

Penipuan Online Via Internet Sudah Umum

Semakin banyaknya pengguna Internet semakin berkembang juga penipuan yang dilakukan Via internet, dan penipuan Online ini sudah menjadi umum. Dari tahun ke tahun ancaman penipuan melalui internetpun semakin membahayakan dan juga menyebabkan kerugian hingga miliaran dolar.

Serangan virus juga semakin meningkat tinggi dan membahayakan, baru – baru ini saja kita ditakutkan dengan adanya serangan virus ransomeware. Bahkan sebuah perusahaan antivirus terkemuka mengatakan hampir 86 persen pengguna internet yang ada di Indonesia telah menjadi korban dari penipuan kajahatan yang dilakukan di dunia maya. Kami mencoba sedikit membantu Anda, bagaimana Anda bisa terhindar dan juga melindungi diri dari banyaknya modus operandi para penipu (penjahat).

Macam – macam Penipuan.

Memang ada banyak macam jenis penipuan yang bisa dilakukan oleh orang, tetapi dari semua itu hanya ada beberapa penipuan yang paling menonjol dan sering dilakukan oleh para penjahat:

  1. Penipuan Komputer
  2. Penipuan Berkedok Agama
  3. Penipuan Belanja Online
  4. Penipuan Telemarketing
  5. Penipuan Via Internet (Cek Email phising)
  6. Penipuan Media Sosial
  7. Penipuan Asuransi
  8. Penipuan Telemarketing

Penipuan Email Phising dan Website Palsu

Banyak sekali penipuan online yang dilakukan melalui internet menggunakan dan memanfaatkan email. Jenis email yang biasanya dikirim ke targetnya disebut sebagai email pancingan (Phising email). Email ini memang dirancang sebagai umpan orang yang ditarget agar mereka mau melakukan hal ini: memasukkan kata sandi, kartu kredit ataupun juga informasi rekening bank lainnya ke alamat website yang tampak asli tapi palsu. (website yang sengaja dibuat semirip mungkin dengan website aslinya).

Di indonesia para pemain email phising yang menggiring calon korbannya ke alamat website palsu untuk mengisi data-data yang diminta memang belum secanggih seperti di luar negeri. Website palsu yang digunakan biasanya tidak profesional, banyak yang menggunakan website gratisan seperti Weebly, Blog, WordPress, blogger.com, Wix dll.

Setelah korbannya mengunjungi website palsu dan mengisi data-data yang diminta kemungkinan besar si penipu akan mendapatkan email korbannya menggunakan program komputer yang disebut juga sebagai pengekstrak e-mail (email extractor).

SEREMNYA lagi, sekalipun Anda tidak memasukkan data apapun yang diminta oleh si pengirim email phising mereka bisa jadi tetap mencuri data Anda.

Bagaimana caranya?

Sewaktu Anda menerima email dari si penipu dan membuka email itu, sebuah program mata-mata bisa saja masuk. Nah program seperti inilah yang sangat SEREM, dia bisa mencatat aktifitas kerja kita di komputer yang kita gunakan termasuk apa saja yang kita ketikkan di komputer kita. Tujuannya apa? Ya untuk mencuri data-data penting seperti kata sandi dan informasi lain yang dianggap penting dan menguntungkan si penipu.

Video di bawah ini adalah Pengalaman saya sewaktu menerima email phising dan Cara mengatasinya.


Penipuan Melalui SMS

Saya sering sekali menerima SMS dari para penipu bego (saya bilang bego karena memang mereka bego) Anda sebaiknya juga jangan heran dan bertanya dari mana mereka bisa tahu no HP saya? Karena para penipu menggunakan nomor HP secara acak untuk mengirim SMS yang menawarkan produk-produk berharga dengan harga yang murah, contoh Apple Air dijual Rp.3 juta saja, bagi orang-orang yang nafsu dengan barang mewah tapi tidak memiliki pengetahuan akan sangat tergiur. Ingat tidak ada barang bagus dijual murah ya. Para penipu memiliki target tidak hanya untuk orang-orang bodoh saja, dari 100 SMS yang dikirim dalam 1 hari pasti ada 1 atau 2 orang yang kena tipu, ini membuktikan ada saja Orang-orang yang kurang berhati-hati dan kurang pengetahuan.

Perhatikan juga jika Anda menerima tawaran atau hadiah melalui SMS, No pengirim dan no untuk menelpon mengambil hadiah berbeda, jika Anda menerima SMS seperti ini sudah jelas ini adalah penipuan. Jadi hiraukan saja jika Anda menerima SMS seperti ini.

Bagaimana Melindungi Diri

Sekali lagi berhati-hatilah saat mengklik tautan link di email Anda. Sering kali email berisi virus trojan, jika kita terkena maka bisa jadi komputer kita membuka akses secara diam-diam untuk si penjahat sehingga mereka bisa mendapatkan informasi penting kita. Berhati-hatilah saat mengunjungi website forum, tanpa sengaja mengunjungi situs porno, atau penasaran dengan situs web tertentu yang sering kali menawarkan program-program gratis dari sumber yang kurang jelas. Berhati-hati juga saat Anda menggunakan situs jejaring sosial, karena di sini Gudangnya penipu untuk mendapatkan data-data yang sangat berharga, biasanya dengan cara memancing untuk mengklik berita yang menarik dan berbau porno. Pastikan juga Anda tidak pernah untuk menanggapi berita-berita yang terlalu berlebihan dalam menjanjikan keuntungan muluk.

Melaporkan Penipuan Online.

Jika Anda mengalami penipuan online menurut saya sangat sulit untuk menangkap pelaku, jika kita ingin melaporkan si penipu kita harus memberikan bukti-bukti yang kuat, biasanya orang yang mengalami penipuan online sedikit memiliki bukti kuat karena sifatnya Maya dan hukum yang mengatur hal ini juga masih longgar sekali menurut saya (belum tentu benar)

Makannya banyak sekali orang-orang yang mengalami penipuan online hanya bisa PASRAH dan NERIMO. Meskipun demikian ada baiknya Anda tetap melaporkan penipuan online yang Anda alami:

Lapor ke kantor Polisi Terdekat. Ini adalah cara yang paling cepat menurut saya untuk melaporkan apa yang Anda alami ke kantor polisi setempat. Jangan lupa untuk membawa bukti-bukti seperti bukti transfer ke rekening penipu untuk dasar Anda melaporkan penipuan yang Anda alami. Sekali lagi jangan terlalu banyak berharap terhadap Polisi dalam kasus ini, hampir 85% kasus penipuan online yang dilaporkan banyak yang tidak terselesaikan. Jadi setelah melapor Anda tunggu saja kabar selanjutnya.

Lapor Bank Untuk Memblokir Rekening Penipu. Sebetulnya ini adalah cara pertama yang harus Anda lakukan sebelum Anda melapor ke Polisi, mengapa? Karena bank akan melakukan tindakan pencegahan dana di ambil dengan memblokir rekening si penipu. Tindakan ini harus dilakukan dengan cepat jika Anda telat beberapa menit saja maka uang Anda sudah hilang, jadi percuma melapor ke bank.

Ada prosedur yang harus Anda lakukan untuk proses pelaporan ini, dan setiap bank memiliki prosedur dan persyaratan yang berbeda-beda. Langkah awal yang paling bagus adalah Anda melapor langsung ke Call center masing-masing bank terlebih dahulu (sambil Anda siap-siap menuju ke bank terdekat) nanti Anda akan dijelaskan dengan detail apa saja yang harus Anda siapkan dan lakukan untuk melakukan pemblokiran rekening si palaku penipuan.

Bank BCA di 1500888
Bank BNI di 1500046
Bank CIMB di 14041
Bank Mandiri di 14000
Bank BRI di 14017

Melaporkan Ke Pemerintah.

Karena semakin maraknya penipuan yang terjadi pemerintah menyediakan sebuah portal cekrekening.id untuk membantu kita mengecek rekening yang mau kita transfer apakah masuk dalam daftar orang yang suka menipu dan juga sekaligus melaporkan rekening penipu. Tujuannya jelas agar kita bisa ikut memberantas penipu (meskipun ini mustahil dihilangkan) dan orang lain mendapatkan informasi rekening bank yang bisa jadi masuk dalam daftar penipu.

Gunakan Rekening Bersama Saat Berbelanja.

Saat Anda ingin berbelanja Online atau melakukan transaksi online mintalah kepada si penjual untuk meletakkan barang di Tokopedia, bukalapak atau menggunakan Rekening bersama (escrow). Logikanya seperti ini, jika mereka benar-benar ingin berjualan untuk hidup pasti mereka akan mau meletakkan barangnya di Tokopedia atau bukalapak, karena ke dua toko itu menggunakan rekening bersama yang akan aman buat si penjual dan pembeli. Jika mereka bilang saya tidak bisa cara berjualan di tokopedia, suruh mereka menonton video tutorial Cara Berjualan di Tokopedia, jika masih tidak mau juga sudah dipastikan mereka adalah penipu. Oh iya jika Anda mau berbelanja di OLX harus hati-hati, karena kasus penipuan online olx sangat besar terjadi, jika Anda ingin membeli dari OLX pastikan untuk menggunakan rekening bersama atau COD (ketemu langsung).

Bakar Informasi Penting Seperti Rekening Koran.

Untuk melindungi diri kita dari tindak kejahatan penipuan, sebisa mungkin kita tidak membiarkan data pribadi kita dilihat oleh orang lain. Berhati-hatilah dengan dokumen milik pribadi seperti rekening koran, buku cek, Foto kopi KTP dan juga SIM. Ingat jangan pernah berikan data ini kepada sembarangan orang kecuali mereka meminta dengan alasan yang masuk akal salah satunya adalah alasan hukum, termasuk no kartu kredit kita. Kalau di luar negeri ada penipu yang setiap hari mencari-cari berkas ini di tog sampah. Oleh karena itu hancurkan data pribadi yang sudah tidak terpakai seperti, Kartu Kredit, SIM, KTP, Pasport, Rekening koran, Laporan Saham dan data penting lainnya.

Buat Hitam di Atas Putih dan Saksi.

Memang tidak semua penjahat tau penipu awalnya berniat seperti itu (dalam banyak kasus memang sudah direncanakan). Sebuah bisnis yang awalnya jujur bisa saja menjadi gagal, biasanya sewaktu hal itu terjadi pengelolanya bisa menjadi panik dan mencoba-coba untuk melakun menutup-nutupi atau penipuan untuk mencoba memulihkan kerugian. Nah untuk memastikan semua itu pastikan semua perinciannya tercatat diatas hitam dan putih.

Ikhlas dan Lakukan Pencegahan Kemudian Hari

Mencegah memang lebih baik daripada kita mengobati, sayangnya semakin banyak penipu yang mengetahui celah-celah hukum (kelemahan hukum) dan mereka memanfaatkan hal itu, mereka sangat tahu bagaimana menipu seseorang dengan cara yang sangat sulit dan juga mustahil untuk dihukum di pengadilan umum. Tidak hanya itu untuk membawa mereka ke pengadilan kita akan mengeluarkan uang yang tidak sedikit. (saya mungkin tidak sanggup).

Misalnya seorang penipu berhasil ditangkap bisa jadi uang yang mereka dapatkan sudah habis mereka gunakan atau mereka menyembunyikan uang hasil curian mereka, oleh karena itu banyak sekali orang yang telah menjadi korban penipuan yang tidak menerima uang ganti rugi meskipun sudah dilaporkan ke polisi.

Jika Anda mengalami penipuan, saya katakan akan sangat kecil kemungkinannya Anda akan meneriam uang Anda yang sudah hilang bahkan bisa jadi sama sekali tidak ada. Silahkan Anda tanya sama mereka yang sudah mengalami jika kata – kata saya ini tidak benar. Maka jauh lebih baik bagi Anda untuk Ikhlas dan mengambil langkah untuk kehidupan selanjutnya supaya Anda tidak terkena atau menjadi korban penipuan lagi. Ada Seorang pria berhikmat lama berselang menulis, ”Cerdiklah orang yang melihat malapetaka kemudian menyembunyikan diri, tetapi orang yang kurang berpengalaman berjalan terus dan pasti menderita hukuman”. (Amsal 22:3)