skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Menjalankan Bisnis Online Dengan Menjual Produk Fisik

Menjalankan Bisnis Online dengan Menjual Produk Fisik

Menjalankan Bisnis Online dengan Menjual Produk Fisik – Halo semuanya selamat datang di SUBMITCLimb, pada kesempatan kali ini saya ingin melanjutkan pembahasan saya dari artikel yang sebelumnya tentang macam-macam bisnis online yang bisa Anda jalankan untuk menambah penghasilan Anda sambil bekerja dari kantor.

Di pembahasan sebelumnya kita sudah sama-sama membahas dan belajar tentang Penyedia Jasa atau Layanan melalui internet. Di pembahasan ini kita akan sama-sama belajar untuk membahas bagaimana Anda bisa menjual produk-produk fisik dengan cara online.

Tapi sebelum kita melanjutkan membaca saya ingin meminta bantuan Anda, jangan lupa untuk share, like, comment, follow dan subscribe semua akun social media yang kami miliki untuk menghargai apa yang sudah kami berikan untuk Anda secara gratis ini. Karena seperti yang kita ketahui bersama di luar sana untuk belajar dan mengikuti kursus online seperti ini Anda bisa membayar biaya kursus yang tidak sedikit. Dengan menghargai waktu yang sudah saya luangkan untuk membuat panduan ini, walau itu hanya follow dan subscribe saya sudah sangat bahagia.

Menjual Produk Fisik secara Online

Produk fisik ini bisa saya katakan Anda menjual segala jenis barang yang terlihat atau ada bentuk fisiknya. Sebagai contoh Anda menjual Kue, menjual baju, menjual barang-barang Elektronik dan barang-barang fisik lainnya. Biasanya banyak orang menjual barang-barang ini secara offline, di toko atau outlet, di ruko atau membuka kios di pusat perbelanjaan yang bisa Anda temukan di kota Anda. Anda harus punya toko atau outletnya baru Anda bisa ketemu dengan customer Anda.

Nah di zaman seperti sekarang hal hal seperti itu bisa Anda gunakan bisa juga tidak digunakan lagi. Karena Anda dipermudah dengan teknologi yang bernama Internet. Anda bisa berjualan di:

  1. Facebook
  2. Instagram
  3. Tokopedia
  4. Bukalapak
  5. Shopee
  6. Website toko online pribadi
  7. Dll

Jadi dengan bantuan Internet dan beberapa marketplace Anda bisa menjual produk fisik Anda di sana, sehingga Anda bisa menjangkau para calon cutomer Anda dengan lebih mudah tanpa batasan waktu atau jam kerja.

Menjual produk fisik dengan bantuan marketplace dan di akun Social media yang Anda miliki mempunyai sisi Positif dan juga sisi Negatif

Sisi Positif:

  • Bisa di mulai hanya dengan Hobby ataupun juga Skill Anda
  • Sistemnya sudah tersedia dan sangat aman. Jadi Anda tidak perlu membuat sistem lagi. Anda hanya perlu membuka akun di sana, memasukkan foto-foto produk yang mau Anda jual dan mulai menjual dan menerima uang hasil penjualan Anda
  • Biasanya sangay mudah untuk di Naikkan atau di upscale. Kalau misalnya baju atau barang yang Anda jual laku maka Anda hanya perlu membeli stok barangnya lagi dan menjual kembali
  • Bisa dikerjakan parttime. Anda bisa sambil bekerja dari kantor Anda sambil mengelola bisnis online Anda, atau Anda bisa mempekerjakan orang lain untuk mengelolanya sambil bekerja. Memang ini tentu tidak mudah pada awalnya, sambil menunggu kemajuan bisnis online Anda berjalan dengan baik, baru Anda keluar dari kantor atau pekerjaan Anda
  • Mampu menjangkau sampai seluruh Indonesia dan jika Anda ingin Anda juga bisa memasarkannya sampai ke Luar Negeri. Pastikan untuk melihat negara mana saja, karena ada beberapa negara yang ongkos kirimnya sangat mahal dari pada harga baju yang kita jual
  • Bisa di otomatisasikan dengan mudah tanpa harus campur tangan Anda. Karena produk fisik biasanya tidak perlu membutuhkan skill Anda jadi jauh lebih mudah untuk di otomatisasikan

Sisi Negatif:

  • Untuk memulai biasanya AGAK sulit jika mau kita bandingkan dengan Jasa yang sudah kita bahas di artikel pertama tadi
  • Memerlukan modal untuk inventory. Jadi Anda bisa membeli barang dari china kemudian Anda jual di Tokopedia, bukalapak atau marketplace lainnya
  • Mempunyai banyak pesaing atau kompetitor. Anda perlu melihat ceruk (market) yang ada untuk bisa di jual setiap harinya, jadi bisa saya katakan setiap harinya Anda harus terus berpikir barang apa saja yang mau saya jual setiap harinya

Nah saya ingin sedikit menjelaskan tentang model bisnis dengan menjual produk fisik. Jika Anda ingin menjual produk fisik ada 2 model yang biasanya dilakukan oleh orang:

1# Menjadi Reseller: Jadi misalnya ada seorang calon pembeli barang (customer) yang ingin membeli barang yang sesuai dengan yang Anda jual. Dia kemudian mengunjungi Tokopedia (bisa juga marketplace lain) kemudian dia melakukan pembayaran di Tokopedia dan kemudian Anda menerima order itu melalui toko yang Anda buka di tokopedia dan selanjutnya Anda menyerahkan barangnya ke JNE untuk di kirim ke alamat customer tadi.

  • Biasanya model bisnis seperti ini membutuhkan modal yang jauh lebih besar, karena Anda harus stok atau membeli barang dari supplier Anda dalam jumlah tertentu. Jadi Anda harus siapkan dulu barangnya (inventorinya) baru Anda bisa jualan.
  • Selain itu model bisnis yang seperti ini resikonya juga sangat besar, karena kalau barang yang Anda jual tidak laku maka Anda rugi besar.
  • Profit marginnya biasanya lebih besar, karena biasanya kalau Anda beli dalam jumlah besar supplier akan memberikan harga yang jauh lebih murah dan Anda bisa menjual dengan profit margin yang lebih besar.
  • Anda tidak akan selalu bergantung dengan supplier Anda untuk menanyakan stok barang karena Anda sudah stok barang dalam jumlah besar dan sudah tahu jumlah stok barang Anda ada berapa.

2# Menjadi Dropship: Di dalam model bisnis ini Anda tidak perlu stok barang dan membeli barang dulu untuk bisa jualan.Jadi kalau ada cutomer yang mau membeli barang yang Anda jual di toko online Anda atau di marketplace tempat Anda membuka toko, Anda akan menerima order itu dan yang akan Anda lakukan selanjutnya adalah Anda membeli barang ke supplier dan nanti supplier Anda yang akan mengirimkan barang yang di beli customer Anda atas nama Anda.

  • Model bisnis seperti ini tidak butuh modal sama sekali (tetapi bukan berarti tanpa modal)
  • Tidak ada resiko yang tinggi karena Anda tidak perlu stok barang
  • Profit margin Anda terbilang sangat kecil
  • Sangat bergantung sekali dengan para Supplier Anda
  • Anda harus melakukan testing product untuk mengetahu kualitas barang, kalau laku mungkin Anda bisa menaikkan ke stok barang menjadi Reseller.

Tips:

 
  • Jadi kalau Anda menjalankan bisnis Dropship ini, saya yakin model bisnis seperti ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang ingin segera memulai bisnis online mereka khususnya orang-orang yang tidak mempunyai modal besar.
  • Selain itu model bisnis Dropship ini juga merupakan langkah awal untuk Anda bisa membuka bisnis sendiri kalau memang produk yang Anda pasarkan laku di jual di pasaran.
  • Cobalah untuk mencari produk-produk atau niche yang kemungkinan bisa laku untuk di jual dan bisa dikerjakan secara parttime. Saya selalu mengatakan di dalam video-video yang saya buat, sebaiknya Anda jangan dulu keluar dari pekerjaan utama Anda saat ini sampai bisnis yang Anda bangun bisa benar-benar berjalan dengan sangat bai. Itulah alasanyannya mengapa Anda harus mencari produk-produk yang bisa di jual secara parttime.
  • Buatlah sistemnya agar bisnis Anda bisa berjalan sendiri tanpa Anda harus selalu hadir, atau bisa dilakukan oleh pasangan (istri) Anda dari rumah atau Anda juga bisa meng-hire freelancer untuk membantu mengerjakannya.
  • Silahkan Anda bersabar untuk menunggu dan melihat perkembangan bisnis yang sedang Anda jalankan ini dalam waktu 2 sampai 3 tahun, jika memang selam waktu itu bisnis yang Anda jalankan ini bisa menggantikan sama seperti gaji yang Anda terima dari kantor Anda atau mungkin melebihi, barulah Anda bisa memuutuskan apakah Anda ingin keluar atau Anda ingin tetap bekerja dari kantor sambil menjalankan bisnis ini.

Dari pembahasan yang sudah kita bahas bersama dari artikel sebelumnya dan artikl ini bisa bisa melihat bahwa 2 model bisnis ini menurut saya mudah dan bisa Anda jalankan dengan cepat tanpa harus mengeluarkan modal yang banyak dan bisa membantu Anda untuk berpindah dari Employee menjadi Businessman.

Selain itu kedua model bisnis yang kita sudah bahas ini sebenarnya meng-adopsi dari model bisnis OFFLINE yang kemudian di ONLINEkan.

Kita menjadi sangat-sangat terbantu sekali dengan begitu banyaknya marketplace yang ada saat ini kita bisa menemukan para calon pembeli di tempatnya. Kita tidak perlu repot-repot lagi untuk mencari mereka, karena para penjual dan pembeli berkumpul di satu tempat yang namanya marketplace.

Meskipun kedua model bisnis ini sangat mudah untuk kita jalankan, kalau Anda ingin membuat bisnis ini bisa berjalan sendiri atau di automatisasi menurut saya agak sedikit sulit meskipun bisa. Jadi begini, meskipun bisa berjalan secara otomatis, Anda masih harus terlibat di dalamnya meskipun tidak sepenuhnya, khususnya untuk Jasa atau layanan itu membutuhkan skill yang Anda miliki sendiri. Sedangkan untuk bisnis dalam bentuk produk fisik Anda bisa melakukan dengan relay system.

Selain itu kedua model bisnis ini tidak bisa mendapatkan passive income dalam artian seperti ini, misalnya kalau Anda pergi berlibur atau Anda tidur model bisnis seperti itu susah sekali untuk bisa menghasilkan uang (generate income) Paling tidak dalam model bisnis seperti itu Anda masih perlu mengawasi, Anda perlu mengontrol dengan sedemikian rupa supaya bisnis yang Anda kelola bisa berjalan dengan sedemikian rupa.

Nah di dalam artikel selanjutnya kita akan membahas satu persatu model bisnis yang selanjutnya mulai dari no yang 3 sampai dengan yang ke 7, karena kita sudah membahas model bisnis yang 1 dan yang ke 2.

  1. Menjual Jasa / Layanan Anda
  2. Menjual produk (bisa di jual ke marketplace seperti tokopedia, bukalapak dan lainnya)
  3. Menjual Information Product (E-book, Tutorial, Template dan lain sebagainya)
  4. Membuat software atau Apps
  5. Affiliate Products
  6. Membuat membership
  7. Menjadi Ads Publisher (bagi beberapa orang ini bukan sebuah bisnis, tapi buat saya ini juga bisnis karena bisa membantu kita menghasilkan income.

Model bisnis yang ada di no 3 sampai dengan yang no 7 itu sangat-sangat modern dan menuru saya sangat keren sekali. Sayangnya model bisnis yang ada di no 3 sampai dengan No. 7 itu tidak semudah kita menjalankan model bisnis yang ada di No.1 dan 2.

Jangan patah semangat dulu ketika saya bilang tidak mudah bukan berarti Anda tidak bisa mempelajari dan menjalankannya. Anda pasti akan bisa menjalankannya asalkan Anda mau mempelajarinya dan tekad yang kuat sekaligus pantang menyerah.

Dengan menjalankan model bisnis seperti yang akan kita bahas di artikel selanjutnya, meskipun Anda tidur dan berlibur ke Bali atau jalan-jalan ke luar Negeri Anda masih bisa tetap bisa menghasilkan income. Gimana caranya kita akan bahas di artikel selanjutnya.

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat silahkan share artikel ini dan subscribe channel YouTube SUBMITClimb untuk mendapatkan video tutorial yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami seperti di Facebook Page, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb

Pelajari juga:

Kursus Dropship Internasional Gratis
Melihat Peluang Menjadi Reseller Dropshipping
Bagaimana Caranya Memulai Bisnis Dropshipping Dengan Mudah
Belajar Dropship Internasional
Peluang Bisnis Online dengan Dropshipping Internasional
Cara Memilih Supplier Dropship Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top