skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Mengapa Orang Sulit Membayar Hutang Dan Melunasi Hutang

Mengapa Orang Sulit Membayar Hutang dan Melunasi Hutang

Mengapa Orang Sulit Membayar Hutang – Mempunyai beban hutang pasti tidak akan menyenangkan dan menjadi pikiran. Tapi tidak semua orang mempunyai penghasilan yang sama-sama baik, akhirnya beberapa orang terpaksa harus berhutang untuk bisa membeli sesuatu atau untuk membayar kebutuhan tertentu, misalnya saja untuk berobat dan lain sebagainya.

Beberapa orang yang baru menikah, mungkin ingin memiliki segala sesuatu secara sekaligus. TV, Perabotan rumah, dan lainnya di bayar dengan mengangsur. Apalagi banyak toko-toko yang menjual peralatan rumah tangga mau menerima pembayaran dengan kartu kredit. Sehingga hal ini membuat banyak orang lebih mudah mendapatkan barang yang mereka butuhkan dengan cara membayar secara mengangsur atau kredit tanpa harus mengajukan permohonan pinjaman.

Kalau kita sudah berhutang, dan kita kesulitan untuk bisa membayar hutang maka bisa jadi kita tidak akan bisa tidur nyenyak dan terus menjadi pikiran bagaimana kita bisa membayar hutang sampai lunas. Yang pasti membayar hutang bukan hal yang mudah jika Anda bukan orang yang baik dan bukan orang yang mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, apalagi kalau Anda berhutangnya dengan teman atau dengan orang yang Anda kenal, bisa jadi Anda akan lebih mudah untuk membayar ntar sok, ntar sok terus.

Mengapa Seseorang Bisa Berhutang?

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana seseorang bisa sampai berhutang? Jawabannya sangat mudah, karena Gaya Hidup. Banyak Perusahaan-perusahaan dan juga usaha kecil, keluarga atau pribadi yang menganggap berhutang adalah sesuatu yang sudah biasa.

Banyak orang terlalu menjunjung gaya hidup dan bangga dengan memiliki sesuatu yang baru dan mahal kemudian memerkannya. Biasanya hal itu akan menghasilkan orang untuk selalu berhutang. Jika Orang sudah berhutang biasanya akan menimbulkan problem-probelm yang baru dan bisa mendatangkan ketegangan jika mereka tidak bisa mengelola hutang dengan baik.

Yang perlu Anda pelajari dan lakukan adalah untuk mau menolak membeli barang tertentu. Biasanya, TV, Iklan di Internet dan juga Mall sering menyuguhkan poster dan iklan-iklan tentang produk baru tertentu dan juga mempromosikan tentang mudahnya membeli dengan pinjaman ringan. Kartu Kredit juga sangat populer saat ini. sekarang ini ada banyak orang dan juga perbankan yang sangat agresif untuk menjual uang. Karena bagi mereka, uang bukanlah sekedar uang, uang adalah sebuah komoditas – seperti makanan – dan pekerjaan utama mereka adalah menjualnya kepada Anda. Jadi cobalah untuk mengatakan tidak mulai hari ini.

Mengelola Hutang

Mengelola hutang

Tidak salah memang kita berhutang, karena memang ada keperluan tertentu yang mungkin mengharuskan kita untuk berhutang hingga taraf tertentu. Kita tahu sekarang ini ada begitu banyak sekali rumus-rumus untuk menentukan perbandingan yang bisa kita terima antara hutang dan penghasilan yang kita dapatkan setiap bulannya. Tetapi karena rumus-rumus itu sangat banyak dan berbeda-beda hal ini membuat semua rumus itu menjadi kurang berarti bagi banyak orang (sia-sia). Sebagai contoh seorang ahli ekonomi ada yang mengatakan setiap keluarga bisa menyisihkan 30 persen dari penghasilan yang mereka dapatkan entah itu untuk membayar cicilan atau untuk membayar sewa rumah mereka. Tetapi biasanya rumus seperti ini tidak akan mungkin cocok untuk mereka yang mempunyai penghasilan sangat kecil (orang miskin). Langkah yang terbaik adalah masing-masing orang mempertimbangkan sendiri soal hutang dan pengendalian hutang.

Hutang yang bisa dipertanggung jawabkan. Memang hutang dengan taraf tertentu, mungkin bisa diterima, meskipun begitu hutang masih perlu pertimbangan dan pengelolaan yang sangat seksama dan matang. Banyak orang yang tidak bisa membeli rumah dengan uang tunai, itulah sebabnya, kebanyakan orang membeli rumah dengan berhutang. Memang sangat sulit dan tidak realistis kalau seseorang harus tinggal di rumah kontrakan sampai mereka mempunyai uang yang cukup baru membeli rumah. Menurut saya mungkin hal seperti itu jarang bisa terjadi. Lebih masuk akal kalau uang sewa rumah, dipakai untuk membayar DP rumah dan membayar cicilan rumah seiap bulannya. Meskipun di awal terlihat sangat banyak untuk mengeluarkan uang tetapi dengan membayar cicilan, Anda sama seperti sedang berinvestasi, karena saat rumahnya lunas Anda bisa memiliki rumah itu, meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama (15 – 20 tahun).

Jadi bisa kita simpulkan jika sebuah rumah yang akan kita beli dengan cara mengangsur (cicilan) mempunyai harga yang wajar dan masuk akal, ini adalah hutang yang bisa dipertanggungjawabkan, asalkan Anda mempunyai penghasilan yang cukup untuk membayar biaya angsurannya.

Hutang yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Lalu hutang seperti apa yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan tidak bisa kita terima? Memng sangat sulit untuk bisa menolak hutang di zaman yang semuanya semakin susah dan kejam ini. Anda harus menetapkan sebuah aturan untuk diri Anda. Katakan tidak untuk membeli barang-barang yang memang tidak Anda butuhkan dan Anda tidak mampu untuk membayarnya (harga barang melebihi gaji bulanan atau pendapatan Anda), atau makan dan minum di kafe-kafe yang mahal dan Anda sudah kenyang tapi tetap makan atau hanya untuk sekedar mengikuti trend nongkrong zaman sekarang. Usahakan untuk tidak mengeluarkan uang tanpa harus berpikir panjang lebih dahulu. Meskipun Anda melihat ada barang yang dijual dengan harga yang murah dari harga normal atau biasanya, misalnya setengah harga, menurut saya itu tetap tidak murah jika Anda tidak mampu untuk membayarnya dengan gaji Anda. Jangan pergi berlibur atau pesiar jika Anda tidak mampu membayar biaya berlibur Anda sebelum Anda berangkat pergi berlibur. Kartu Kredit sangat membantu dan mempermudah kita untuk tidak membawa uang tunai dengan cukup banyak, tetapi jika disalahgunakan kartu kredit akan menjadi sangat mahal jika Anda gunakan untuk tujuan meminjam uang.

Mengapa Orang Sulit Membayar Hutang?

Saya yakin banyak diantara Anda yang punya teman menghutang dengan Anda dan hutang Anda tidak pernah dibayar-bayar? Saya pernah dan terlalu sering. Tapi sekarang saya tidak lagi mau meminjamkan uang kepada siapa saja termasuk kepada saudara saya sendiri.

Mengapa?

Karena mereka semua tidak pernah membayar hutang kepada saya. jadi daripada saya sakit hati dan memikirkan orang-orang yang tidak mau membayar hutang mereka, saya akan menjawab saya tidak punya uang jadi tidak bisa meminjamkan uang kepada mereka.

Tetapi apa penyebabnya mereka tidak mau membayar hutang mereka, jawaban dari pertanyaan ini sangat beragam sekali. Mai kita lihat beberapa alasan mengapa banyak orang sulit untuk membayar hutang mereka.

1. Tidak Berniat untuk Membayar Hutang

Mungkin banyak yang bingung dan heran dengan alasan yang pertama ini. Tetapi ini adalah kenyataannya. Banyak orang hanya senang meminjam uang tetapi saat untuk mengembalikannya mereka sangat berat dan tidak berniat untuk mendahulukan untuk membayar hutang mereka setelah menerima gaji atau mendapatkan uang. Biasanya sifat manusia itu lebih mendahulukan kepentingannya sendiri daripada kepentingan orang lain. Setelah mendapatkan gaji seharusnya mereka langsung menyisihkan uang untuk membayar hutang mereka daripada membeli baju atau kebutuhan yang lainnya. Mengapa saya katakan orang lebih mendahulukan kepentingan mereka daripada orang lain? Pernah melihat orang yang lagi merayakan hari raya keagamaan tertentu? Banyak dari antara mereka yang berhutang lebih mementingkan membeli baju baru, pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga mereka daripada membayar hutang mereka. Mereka sebetulnya punya uang dan mampu untuk membayar hutang tetapi tidak berniat untuk membayar hutang, jauihilah orang-orang seperti ini saat ingin meminjam uang kepada Anda.

2. Mereka Mempunyai Arus Kas Keuangan yang Buruk

Banyak orang nekat berhutang tanpa memikirkan lebih dahulu tentang keuangan mereka. Biasanya banyak orang yang sulit membayar hutang mereka karena mereka mempunyai tagihan dan pembayaran yang lebih tinggi dari pemasukan yang mereka dapatkan. Sudah pasti orang-orang yang seperti ini tidak akan mungkin bisa lepas dari hutang yang mereka miliki. Arus Kas Keuangan yang buruk bisa menjadi satu penyebab mengapa mereka terus berhutang dan sulit untuk melunasi hutang-hutang mereka.

 

Lalu bagaimana caranya agar dalam situasi seperti ini orang itu bisa keluar dari hutangnya? Ada dua cara yang harus mereka lakukan, pertama mereka harus meningkatkan pemasukan mereka. Manfaatkan waktu yang ada untuk mencari pekerjaan baru atau pekerjaan tambahan untuk menambah penghasilan Anda. Kedua, Anda perlu berbicara kepada keluarga Anda, orang Tua Anda, bilang terus terang kepada mereka kalau Anda terlilit hutang dan ingin melunasinya, katakan setelah itu Anda akan berusaha untuk tidak berhutang lagi. Percayalah, hutang bisa menjadi akar pikiran yang terus-menerus akan menghantuai Anda.

3. Tidak Mempunyai Jadwal dan Rencana Pembayaran

Untuk bisa membauar hutang sampai lunas, Anda harus membuat sebuah rencana atau strategi tertulis untuk pembayaran hutang. Tanpa membuat jadwal rencana pembayaran tertulis saya yakin Anda akan kesulitan untuk mendahulukan membayar hutang-hutang Anda.

Cobalah untuk membuat rencana (strategi) pembayaran Anda secara terperinci mulai dari pembayaran yang paling kecil sampai pembayaran yang paling besar. setelah hutang hutang yang satu lunas, anda bisa mencoba fokus untuk melunasi hutang kecil yang lain untuk dilunasi., lakukan cara ini sampai semua hutang Anda lunas.

4. Mereka Suka Menunda Membayar Hutang

Banyak orang suka sekali menunda-nunda pekerjaan dan membayar hutang. Jika bulan baru sudah datang dan Anda sudah menerima gaji kerja Anda, segeralah untuk menyisihkan uang dan membayarkan hutang Anda tidak lama stelah Anda menerima gaji Anda. Ini adalah cara yang selalu saya lakukan bersama istri untuk membayar tagihan kartu kredit dan angusuran rumah kami.

Banyak orang yang berpikir, masih banyak waktu dan jatuh temponya juga masih lama, buat apa buru-buru membayar hutang, keenakan mereka kalau kita bayar cepet-cepet. Jika ini adalah pola pikir Anda, saya katakan Anda salah besar, biasanya orang yang menunda-nuda untuk segera membayar hutang dan tagihan mereka akan kehabisan uang dan pada akhirnya tidak membayar hutang mereka. Selain itu, semakin lama Anda menunda untuk membayar hutang Anda semakin banyak hutang Anda yang menumpuk karena kena denda atau bahkan bunga yang terus bertambah besar.

5. Berhutang Dengan Bunga Yang Tinggi (Biasanya Pinjaman Online)

Faktor lain mengapa orang sulit untuk membayar hutang mereka adalah karena mereka berhutang dengan bunga pinjaman yang sangat besar. biasanya orang nekat pinjam kepada seorang rentenir atau lewat pinjaman online yang biasanya mempunyai bunga yang cukup tinggi dan mempunyai sistem untuk pelacakan hutang yang tidak baik, sehingga saat Anda sudah membayar di kira Anda belum membayar hutang. Cara termudah untuk melepaskan diri dari hutang ini adalah dengan memindahkan hutang Anda ke tempat yang mempunyai bunga lebih rendah, caranya adalah dengan meminya bantuan keluarga Anda dan katakan terus terang tentang kendala yang Anda alami.

6. Menambah Hutang di Tempat Lain (Gali Lobang Tutup Lobang)

Banyak orang yang membayar hutang dengan berhutang lagi di tempat lain, menurut saya ini bukanlah cara yang paling baik dan tepat. Usahakan untuk tidak pernah menambah hutang Anda sebelum hutang Anda yang lain lunas. Kita tahu mencari uang dan pekerjaan itu sulit, tetapi kehidupan Anda akan jauh lebih sulit jika Anda terus berhutang.

Cara Terbaik Terbebas dari hutang

Banyak orang termasuk kita sering kali mengatakan seperti ini “Ah, sudah terlambat untuk membaca dan mendapatkan nasihat tentang pengelolaan hutang, karena saya sudah keburu tenggelam di dalam hutang”. Rasanya tidak akan mungkin bisa keluar dari hutang-hutang ini. tahukah Anda, tidak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu.

Lalu bagaimana dan langkah apa saja yang harus kita lakukan agar bisa keluar dari hutang?

Langkah Pertama. Cobalah untuk menjalin hubungan kerja dengan beberapa bank yang menurut Anda baik dan cocok dengan Anda dan yang terutama adalah yang mempunyai reputasi yang sangat baik. Jika Anda membutuhkan dana dan ingin meminjam uang, maka di sinilah tempat Anda akan meminjam uang dan pastikan pinjaman Anda mempunyai bunga yang cukup rendah dibandingkan dengan bank yang lain. Seingkali pihak bank akan menolak pengajuan pinjaman Anda, jika hal ini terjadi jangan Anda marah atau membenci bank tersebut. Ingatlah bank itu kemungkinan besar berbuat baik untuk Anda, ingat apa pekerjaan utama bank, bank mempunyai pekerjaan utama adalah meminjamkan uang, dan mereka akan memberikan pinjaman kepada orang-orang yang membutuhkan pinjaman jika memang saat mengajukan masuk akal dan memungkinkan untuk Anda.

Langkah Kedua. Cobalah sebisa mungkin untuk terus konsisten melunasi hutang-hutang Anda tepat waktu. Jika memungkinkan lunasi sekaligus. Buat jadwal pelunasan hutang secara teroganisasi. Buatlah catatan diatas kertas tentang keluar masuknya uang Anda selama 24 jam untuk setiap bulannya. Pastikan untuk disiplin dan bijaksana saat Anda menerima uang. Kemudian buatlah daftar apa saja yang harus Anda bayarkan dan mana uang yang akan Anda simpan atau buat keperluan sehari-hari. Buat daftar prioritas hutang mana yang harus didahulukan untuk dibayarkan.

Sehubungan dengan membayar hutang memang sangat sulit. Cobalah untuk membuat pengorbanan dan disiplin. Cobalah menghemat apapun sebisa mungkin, misalnya membeli bahan makanan di tempat-tempat yang jauh lebih murah. Apakah rekreasi dan pergi berlibur dibatasi? Apakah menikmati untuk membeli barang-barang yang mewah dikurangi?

Cobalah Berkomunikasi!

berkomunikasi dengan orang yang memberi hutang

Mengurangi hutang yang menumpuk memang sangat sulit dan membutuhkan kerja keras, disiplin dan tanggung jawab yang tinggi. Selain itu untuk bisa mengurangi hutang langkah terpenting yang seringkali dilupakan oleh orang-orang yang berhutang adalah komunikasi dengan orang yang memberikan pinjaman uang!

Seringkali Anda melupakan atau mungkin sengaja untuk menghindari orang-orang yang memberikan pinjaman uang kepada Anda. Tahukah Anda, Hutang bisa menimbulkan perpecahan diantara saudara dan teman. Jangan malu, jangan takut dan jangan menghindari orang yang memberikan pinjaman kepada Anda, jika Anda memang orang yang ingin dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab dan ingin dipercaya.

Cobalah untuk mengunjungi orang atau kepada siapa Anda berhutang, Jika memang menurut Anda itu perlu cobalah beritahu rencana Anda kepada mereka. Jangan pernah menghindari komunikasi, cobalah untuk berkomunikasi dengan mereka. Jika Anda tidak bisa melunasi hutang Anda bulan ini, berikan alasannya dan beritahu kapan Anda akan membayar hutang-hutang itu? Setidaknya Anda hanya perlu berbicara dengan mereka. Pastikan agar orang-orang yang memberikan pinjaman kepada Anda mendapatkan informasi tentang Anda, kerana mereka sebenarnya ingin tahu apa yang akan Anda lakukan dengan hutang itu. Satu hal yang paling dibenci dan tidak bisa di tolerir oeh semua orang yang memberikan pinjaman uang adalah TIDAK ADA BERITA. Jika Anda tidak ada berita berarti ini mengartikan Anda bersifat masa bodo dengan semua hutang-hutang Anda.

Memang tidak ada yang salah kalau kita ingin berhutang, tetapi jika memang itu memungkinkan, sebaiknya hindari untuk berhutang dengan orang lain.

Seandaianya kita menggunakan sebuah ilustrasi secara aksara mungkin ilustrasi ini akan membantu Anda terus berupaya untuk keluar dari hutang. Katakanlah Anda terkubur di dalam sebuah tanah longsor, kira-kira apa yang akan Anda lakukan jika itu terjadi dengan Anda? Apakah Anda akan diam saja, atau apakah Anda akan melakukan upaya dan gerakan yang sebisa-bisanya untuk bisa keluar dari timbunan tanah longsor itu? Memang proses untuk keluar pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama, membutuhkan upaya dan kerja keras, tetapi hasilnya pasti akan ada! Jadi pastikan selalu mengingat hal ini, tidak soal berapa lama waktu yang harus Anda lewati atau seberapa sulitnya untuk keluar dari hutang, dengan terus membuat upaya seperti itu pasti tidak akan sia-sia. Semoga apa yang saya tulis tentang Mengapa Orang Sulit Membayar Hutang di dalam artikel ini bisa membantu Anda untuk keluar dan terbebas dari hutang yang menjerat Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top