skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Menganalisa Tingkat Persaingan Keyword Di Mesin Pencari

Menganalisa Tingkat Persaingan Keyword di Mesin Pencari

Menganalisa Tingkat Persaingan Keyword di Mesin Pencari. Memilih keyword yang akan kita gunakan tidak boleh sembarangan memilih dan menggunakannya. Anda harus benar-benar menganalisa setiap keyword yang akan Anda gunakan.

Memang tidak semua pemilik website akan menganalisa setiap keyword, beberapa website besar dan yang mempunyai modal besar tidak selalu menggunakan cara ini “Menganalisa Tingkat Persaingan atau kesulitan dari sebuah keyword”.

Tetapi untuk kita, hukumnya wajib dan harus melakukan analisa kalau ingin bersaing di mesin pencari.

Mengapa Anda harus melakukan hal ini?

Ini disebabkan website yang baru kita bangun yang umurnya baru 3 sampai 6 bulan biasanya agak sulit untuk mendapatkan peringkat yang bagus di mesin pencari agar bisa bersaing dengan website – website yang sudah lebih lama di bangun.

Ini sama seperti kita bertemu dengan orang lain pertama kali, kita tentu tidak asal percaya sama orang itu bukan? Kita harus tahu siapa dia, tinggal di mana, orangnya seperti apa dan lainnya. Mesin pencari juga sama seperti kita. Google belum tahu dan belum percaya dengan website kita.

Karena alasan itulah maka kita perlu memilih keyword yang sebelumnya kita analisa dulu, apakah persaingannya di mesin pencari ringan apa tidak? Tujuannya ya supaya kita mendapatkan pengunjung.

Seraya waktu berjalan reputasi website kita juga akan semakin baik di mata Google.

Bagaimana caranya kita melakukan dan bisa mencapai sampai ke tahap itu, mari kita belajar bersama dengan menerapkan beberapa langkah-langkah yang sering SUBMITClimb lakukan untuk website ini dan beberapa website yang saya kelola.

Kesalah pengertian yang selalu dilakukan

Seperti yang sudah saya selalu katakan di pembahasan sebelumnya, selalu banyak terjadi kesalah pengertian yang selalu dilakukan oleh orang saat melakukan riset keyword.

Mengapa saya selalu mengulang kata-kata ini?

Karena ini sudah tradisi lama yang dilakukan oleh pelaku SEO sampai hari ini, jadi sangat sulit untuk merubah kebiasaan itu, itulah alasan kenapa saya selalu mengulang kata-kata ini.

Saat Anda menggunakan Google Keyword Planner dan melakukan riset keyword, Anda pasti akan selalu melihat kotak Competition (lihat gambar dibawah)

jualan online Keyword Planner

Ingat…

… competition yang Anda lihat di sana itu bukan kompetisi untuk tingkat persaingan SEO.

Anda harus tahu tool Google keyword Planner adalah sebuah tool untuk membantu mereka yang menggunakan AdWords. Jadi Competition yang Anda lihat di sana adalah kompetisi untuk tingkat kesulitan para pengiklan di AdWords.

Kata “high” di sana mengartikan tingkat kesulitan untuk kata kunci itu berat karena banyak orang yang memasang untuk kata kunci itu. Sedangkan untuk kata low kebalikan dari high atau iklannya sedikit sekali.

Jadi jangan pernah gunakan competition itu untuk patokan keyword SEO.

1# Install Extension MozBar & SEOQuake

Saya yakin Anda pasti sudah menginstall extension itu, karena di pelajaran sebelumnya saya sudah menyuruh Anda untuk menginstall salah satu dari extension yang saya sebutkan itu untuk menganalisa keyword-keyword yang akan kita gunakan.

Pilih salah satu saja tidak masalah, saya menginstall keduanya karena saya menggunakan dua browser, Mozilla dan Chrome.

  • SEOQuake (Install di Mozilla)
  • Mozbar (sudah tidak bisa baik di Chrome dan Mozilla)

Memang ada perbedaan dari kedua tool ini, Mozbar akan menampilkan lebih sedikit angka ketimbang SEOQuake. Saya lebih sering menggunakan SEOQuake.

Keduanya sama – sama gratis jadi silahkan untuk menggunakannya untuk membantu pekerjaan kita menganalisa keyword-keyword.

Setelah Anda selesai menginstall maka sekarang kita akan mulai praktek bersama. Silahkan ketikkan keyword yang Anda pilih maka nanti akan tampil gambar seperti ini:

SEOQuake Bar

SEOQuake akan menampilkan banyak sekali angka-angka

Saya saja pusing apalagi Anda. Tetapi saya akan menjelaskan satu persatu angka apa saja yang mereka tampilkan.

2# Perhatikan PA & DA Sebuah Website

Jaman saya baru pertama kali terjun di bisnis Affiliate maeketing kedua tool ini masih bisa bekerja, sekarang tool ini mungkin tidak bisa digunakan di beberapa browser dan malah mungkin sudah tidak ada.

Ok kita lanjutkan kita akan banyak melihat PA (Page Authority) ini adalah angka yang kita lihat dan dibuat berdasarkan perhitungan Moz dari – 100, angka ini menunjukkan seberapa tinggi reputasi dari sebuah website, ingat ini bukan angka milik Google, ini angka perkiraan dari Moz.

DA (Domain Authority) mirip dengan dengan Page Authority tetapi lebih ke domain itu sendiri bukan ke halaman sebuah website.

Jika sebuah website mempunya PA dan DA yang tinggi bisa jadi Anda akan sulit untuk menyaingi website itu di mesin pencari, sedangkan website yang mempunyai PA dan DA yang rendah bisa jadi persaingannya mudah.

Sayangnya untuk melihat hal ini Extension Moz sudah tidak bisa tampil lagi di Chrome dan Mozilla di hasil pencarian (saya tidak tahu apakah ini karena browser saya yang error atau memang sudah tidak bisa). Kita harus melihat satu persatu semua metrik itu dengan membuka website yang muncul di mesin pencari.

Tetapi untuk mengetahui sebuah kata kunci dari angka PA dan DA saja mungkin tidak cukup, bisa jadi Anda ingin lebih yakin, oleh karena itu Anda harus menganalisa angka-angka lain.

3# Mengetahui Jumlah Backlink Website

Backlink memang selalu menjadi faktor penentu sebuah website bisa berada di halaman pertama sebuah website. Tetapi asal menggunakan sumber backlink belum tentu bisa membuat website Anda merangking di halaman pertama mesin pencari.

Backlink yang kita arahkan ke website kita juga bisa membentuk Angka PA dan DA di halaman website kita.

Untuk melihat metrik yang lain kita akan menggunakan tool dari SEOQuake.

  • L dalam SEOQuake: mengartikan jumlah backlink yang mengarah ke halaman itu.
  • LD dalam SEOQuake: mengartikan jumlah backlin yang mengarah ke semua halaman di website Anda.

Untuk angka-angka yang di MozBar ada dua angka di kiri dan kanan:

  • Angka di Kiri: Jumlah angka backlink yang mengarah ke halaman website (satu halaman utama)
  • Angka di kanan: Jumlah angka backlink yang mengarah ke seluruh halaman domain atau website.

RDs (root domains) ini adalah jumlah angka domain yang tertanam backlink ke website kita.

 

Jadi misalnya salah satu website yang kalian miliki memberikan backlink ke website SUBMITClimb dari 2 artikel ke 2 halaman yang berbeda yang ada di website SUBMITClimb. Maka nantinya angka yang akan diberikan oleh MozBar akan ada 1 di kiri dan 2 di kanan dan masing-masing mendapatkan 1 RDs.

Seperti yang sudah saya bilang di atas, kalau main banyak jumlah backlink di tahun sekarang ini sudah tidak bisa, kita tidak bisa lagi asal menggunakan backlink.

Karena kalau kita lihat di luar sana banyak para pemain SEO menggunakan tehnik backlink yang tidak benar (istilah yang digunakan adalah black hat)

Kita musti memastikan jumlah banyaknya angka backlink itu apakah bersumber dari konten atau website yang pembahasannya sama dengan website yang mendapat backlink atau tidak, jika beda maka bisa saya katakan Anda bisa mengalahkan website itu dengan mudah.

4# Perhatikan Judul dan Kontennya.

Mesin pencari selalu tahu apa yang akan diberikan kepada orang-orang yang sedang mencari sebuah informasi tertentu.

Ini maksudnya konten yang akan di tampilkan akan selalu sesuai dengan apa yang sedang di cari orang dengan menggunakan kata kunci yang mereka ketikkan di mesin pencari.

Tetapi tidak semua mesin pencari akan menampilkan konten yang sesuai atau yang pas, karena masih banyak juga konten-konten yang tidak sesuai dengan kata kunci yang ketika kita ketikkan di mesin pencari tidak menampilkan konten yang pas.

Contohnya Penelitian Hasil Emisi dari jalan plastik

Penelitian Hasil Emisi dari jalan plastik

Saya baru bisa menyebutkan satu contoh itu saja, mungkin masih banyak contoh keyword lain yang masih belum pas dengan konten yang di cari. (Ini adalah hasil pencarian pada saat artikel atau video ini dibuat)

Dari keyword yang saya ketikkan belum pas dengan apa yang ingin tahu di sana cuma ada limbah plastik digunakan untuk aspal jalan, Emisi Gas buang dorong kenaikan permukaan air laut, iji coba aspal plastik.

Buat saya ini bukan konten yang saya cari dan butuhkan, karena belum menjawab yang saya cari dan belum ada yang melakukan penelitian tentang Hasil Emisi dari jalan plastik.

Bayangkan kalau Anda membuat konten seperti ini dengan keyword itu, bisa jadi dalam hitungan beberapa hari saja Anda sudah bisa berada dalam halaman satu mesin pencari.

5# Perhatikan Kualitas Artikel Website Pesaing

Menurut saya ini bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa harus dilihat oleh para pelaku SEO. Menurut saya cari ini adalah cara yang sangat akurat untuk melihat secara langsung persaingan kita di mesin pencari.

Cara ini sebenarnya mudah dan hampir sama dengan kita melihat cara di no 4.

Seperti yang sudah saya katakan di atas Google dan mesin pencari lain akan selalu berusaha untuk menampilkan konten-konten yang serelevan mungkin dengan keyword yang di cari. Agar pengunjung puas dan menemukan jawaban terbaik di Internet.

Maka dari itu kunci utama dari semua itu adalah kualitas konten setiap website.

Untuk mengetahui secara langsung kualitas konten dari setiap website adalah dengan secara langsung mengunjungi setiap website yang ada di halaman pertama mesin pencari, kita tidak bisa menggantikan pekerjaan ini dengan mesin atau tool yang dibuat manusia.

Anda sendiri yang harus melihat dan mengecek setiap artikel yang ada di halaman pertama mesin pencari. Memang ini adalah pekerjaan yang sangat memakan waktu, tetapi ini adalah satu-satunya cara yang harus kita lakukan.

Kalau dari hasil pengecekan kualitas kontenya kurang bagus maka bisa jadi Anda mudah untuk menyaingi mereka.

Bahakan sekalipun website yang ada dihalaman pertama memiliki PA dan juga DA yang besar dan memiliki jumlah backlink yang sangat banyak, jika mereka tidak didukung dengan konten yang baik maka Anda bisa menyaingi mereka dihalaman pertama mesin pencari.

Jadi sekarang ini persaingan di mesin pencari sudah mengarah ke arah yang lebih luas lagi, bukan hanya di lihat dari segi backlink saja, tetapi juga sudah di lihat dan dinilai dari semua aspek bahkan termasuk kualitas kontenya.

Jika Anda jago membuat konten yang lebih baik dari website pesaing Anda, sebaiknya buatlah konten yang lebih baik dan lebih lengkap dari mereka, jika Anda tidak bisa membuat artikel atau konten yang lebih bagus dari pesaing Anda maka bisa saya katakan persaingan ini sangat berat buat Anda.

Menganalisa Keyword Dengan Otomatis dan Banyak Keyword

Anda mungkin sudah menerapkan dan mengikuti panduan cara riset keyword yang saya buat di artikel atau panduan sebelumnya, di sana Anda dan saya akan menemukan banyak sekali kata kunci yang di tampilkan.

Kebayang bukan berapa lama kita melakukan riset kata kunci jika sebanyak itu secara satu persatu?

Nah di zaman sekarang ini sudah banyak bermunculan software dan juga tool berbasis web yang akan membantu kita melakukan riset keyword sekali banyak tanpa harus ribet.

Meskipun demikian kita tetap harus melakukan pengecekan secara manual untuk benar-benar memastikan keyword yang akan kita gunakan.

Software apa saja yang bisa membantu kita?

1# Term Explorer

Tampilan website dari alat bantu ini buat saya kurang begitu meyakinkan. Buat saya tampilannya jelek banget. Tetapi meskipun demikian software ini bisa membantu pekerjaan kita lebih mudah.

Memang ini mungkin tidak 100% akan menghasilkan jawaban yang akurat, tetapi kita bisa menggunakannya sebagai alat acuan cepat untuk memutuskan keyword mana yang persaingannya tidak terlalu sulit.

2# KWFinder

Software ini terbilang pendatang baru menurut saya meskipun baru dan belum lama (mulai dari saat artikel ini di tulis) website ini langsung melesat menjadi populer karena kemudahan dan banyak fitur yang membuat kerja kita menjadi lebih mudah dan cepat.

KWFinder memang dirancang untuk menemukan Long Tail Keyword dengan persaingan yang rendah. Kemudahan dan tidak perlunya membaca metrik angka-angka yang ribet akan membuat siapapun akan lebih cepat dan mudah untuk menentukan keyword mana yang akan digunakan dan dibuat konten.

Sebetulnya masih banyak tool lain yang bisa kita gunakan, hanya saja saya lebih suka menggunakan KWFinder ketimbang tool lainnya. Anda juga bisa menggunakan keysearch, Moz Keyword Explorer, Keyword Difficulty Tool dari SEMrush, menggunakan Traffic Travis, Keyword Revealer dan lain sebagainya.

Sejak adanya KWFinder, tool ini telah merubah cara saya Menganalisa Tingkat Persaingan Keyword di Mesin Pencari dengan lebih cepat dan sekaligus banyak.

Jadi itu adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk menemukan dan menganalisa persaingan sebuah keyword. Di artikel selanjutnya kita akan belajar mengapa perlu menggunakan Long Tail Keyword. Kalain perlu tahu artikel ini adalah konten Premium yang biasanya ada di kursus-kursus online berbayar, di SUBMITClimb Anda tidak perlu membayar, Anda hanya perlu subscribe email dan channel YouTube kami dan juga follow akun Facebook Page kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top