skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Cara Riset Keyword Long Tail Keyword Dengan Bantuan Software

Cara Riset Keyword Long Tail Keyword dengan bantuan Software

Banyak orang mengincar kata kunci yang volumenya atau tingkat pencarian perbulannya tinggi, tetapi mereka melupakan mencari keyword yang lebih tepat sasaran. Keyword-keword yang tepat sasaran biasanya lebih panjang dan ini disebut dengan Long Tail Keyword.

Mungkin banyak yang akan mengatakan keyword Long Tail Keyword ini jumlah pencariannya sangat sedikit mas. Tahukah Anda meskipun jumlah pencariannya sangat sedikit tetapi keyword seperti ini akan memberikan profit yang sangat besar untuk bisnis Anda.

Tetapi jangan salah juga…

Tidak semua kata kunci panjang (Long Tail Keyword) akan memberikan profit atau mempunyai nilai yang tinggi. Saya akan mencoba mencatat ulang dalam artikel ini bagaimana Anda bisa mencari dan menemukan Long Tail Keyword yang mempunyai nilai yang tinggi.

Kenapa Menggunakan Long Tail Keyword?

Sebenarnya ini berhubungan dengan pelajaran kita di pelajaran pertama mengenai search intent dan juga di pelajaran kita di pelajaran 3 tentang mengenai cara menganalisa sebuah kompetisi keyword.

Yang perlu Anda tahu, keyword yang mempunyai nilai tinggi atau keyword yang commercial intent (Sudah niat untuk membeli) biasanya mempunyai kata yang lebih panjang dari keyword utama. Jadi begini, katakanlah Anda ingin membeli sebuah monitor HP 23es 23-inch Display, saya yakin ketika Anda ingin membeli di internet Anda akan melakukan pencarian dengan menggunakan kata kunci seperti ini “beli HP 23es 23-inch Display Jakarta”, bukan Cuma “HP 23es 23-inch Display”

Betul ya…?

Selain itu Long Tail Keyword biasanya mempunyai tingkat persaingan yang lebih rendah ketimbang keyword yang lebih pendek.

Biarpun tingkat pecariannya jauh lebih sedikit, bisa jadi kita secara tidak sengaja akan mentarget banyak kata kunci Long Tail Keyword lain secara sekaligus sehingga membuat volumenya juga menjadi jauh lebih banyak.

Kita juga sudah belajar kalau volume pencariannya sangat sedikit, tetapi kita bisa jadi mentarget banyak long tail keyword yang tanpa kita sengaja secara sekaligus sehingga kalau kita jumlahkan volume pencariannya juga akan jadi lebih banyak.

Cara Saya Mencari Long tail keywords

Sebetulnya dalam penjelasan kali ini kalau Anda jeli mengikuti pelajaran kita sebelumnya Anda sudah mengetahui dan menemukan sebuah long tail keyword.

Percaya atau tidak jika ada yang mengajarkan kepada Anda untuk mencari long tail keyword dengan menggunakan Google keyword planner saya katakan apa yang di ajarkan tentang long tail adalah salah. Cara yang benar untuk mencari long tail keyword versi saya adalah dengan menggunakan bantuan beberapa software atau aplikasi yang sudah tersedia di internet, berikut ini Cara Riset Keyword Long Tail Keyword dengan bantuan sebuah software:

1# Ubersuggest

Awalnya ubersuggest adalah website yang berdiri sendiri yang tidak digabgung dengan website Neil Patel seperti sekarang ini. Memang ubersuggest di rancang untuk mencari long tail keyword sekaligus untuk mendatangkan traffic ke suatu website tertentu, contohnya adalah websitenya Neil Patel.

Ini berhubungan dengan panduan yang saya buat tentang membuat PBN yang ada di halaman artikel yang membahas secara khusus tentang Cara Membuat PBN Yang Aman dari Badai Google Katulistiwa dan Praktek Cara Membuat PBN

Dengan bantuan ubersuggest, Anda bisa dengan mudah untuk menggali lebih dalam keyword-keyword yang mungkin bisa membantu menambah visitor ke website Anda.

Alternatif untuk tool ubersuggest adalah Keywordtool.io dan juga Keyword Snatcher yang bisa Anda download softwarenya di halaman artikel yang pernah kami bahas Alternatif Keyword Tool Gratis Untuk Riset Keyword.”

2# Manfaatkan Google Webmaster Tools

Biasanya sebuah website yang sudah memiliki banyak traffic dan trafficnya stabil datang dari mesin pencari atau YouTube, dengan sendirinya nanti akan muncul banyak long tail keyword yang menuju ke website Anda yang memang sebelumnya tidak pernah Anda buat.

Begini, bisa jadi Anda sudah mempunyai 100 – 1000 artikel dan sudah punya pengunjung juga. Untuk bisa melihat dan mengetahui keyword-keyword yang dengan tidak sengaja Anda targetkan Anda harus terhubung dengan webmaster tool atau Google Analytics (jika sudah dihubungkan). Silahkan saja coba Anda klik menu Search Traffic kemudian klik Search Queries.

Maka nanti Anda akan melihat keyword-keyword yang sebelumnya tidak Anda dipikirkan dan tidak Anda targetkan muncul di Google Webmaster Tool. Nah dari sinilah Anda bisa mendapatkan ide dan menemukan long tail keyword.

 

3# Website Forum, Sosial Media dan juga Website Komunitas

Untuk mendapatkan ide Anda tidak harus pusing memikirkannya lama-lama atau pusing-pusing. Anda bisa melihat dan mendapatkan ide ketika Anda membaca buku, ketika Anda sedang berkumpul dengan teman, ketika Anda sedang di pasar atau dari situs sosial media. Lihat, teliti apa yang mereka bahas apa yang sedang mereka keluhkan, jadikan itu sebagai ide untuk mendapatkan long tail keyword Anda. Ini adalah cara yang juga saya lakukan. Dan tahukah Anda, ide yang kita dapatkan dari sini tidak perlu kita gali lagi, karena ini sudah jelas-jelas sedang diminati oleh banyak orang. Gimana setelah membaca hal ini? Mudah kan untuk menemukan ide baru untuk long tail keyword? Silahkan kunjungi YouTube channel SUBMITClimb dimana Anda bisa mendapatkan lebih banyak panduan dan tutorial yang mungkin bermanfaat untuk Anda.

4# SEMRush.

Jika Anda membaca artikel saya sebelumnya Anda pasti sudah tahu tentang SEMRush, dengan menggunakan tool ini Anda dan saya bisa mendapatkan ide keyword-keyword yang digunakan oleh orang lain atau kompetitor kita.

Ingat website besar biasanya sudah melakukan riset kata kunci yang mendalam, jadi manfaatkan saja apa yang sudah mereka lakukan dengan menggunakan software SEMRush ini. Anda tinggal cari dan mulai buat artikel dengan keyword yang mereka gunakan. Ini cara yang paling sering saya lakukan sampai sekarang. Mengapa saya melakukan hal ini? Karena website mereka besar dan saya ingin menjadi orang besar juga seperti mereka, untungnya pekerjaan saya terbantu dengan adanya bantuan tool ini, saya lebih cepat dan mudah untuk menemukan long tail keyword.

Nilai Sebuah Long Tail Keyword

Setelah Anda menemukan long tail keyword tentu ada langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan. Karena tidak mungkin kita hanya menemukan sebuah keyword saja tanpa mengetahui dan mencari tahu tentang hal yang satu ini yaitu “nilai sebuha long tail keyword”

Perhatikan hal ini, Sebuah Long tail Keyword yang mempunyai nilai yang tinggi pasti ada ciri-cirinya:

  1. Volume pencarian perbulan biasanya tidak kosong atau 0. Ini standar yang selalu menjadi patokan saya, Anda bisa mengikuti standar saya atau standar Anda sendiri. Untuk kata kunci dalam bahasa inggris biasanya jumlah pencarian minimal saya adalah 700
  2. Mempunyai commercial intent. Lupa dengan yang satu ini hayo silahkan baca di artikel saya yang sebelumnya, cari sendiri ya biar kalian lebih ingat lagi pembahasan tentang ini.
  3. Tingkat persaingan di mesin pencari biasanya terbilang mudah untuk ditaklukkan. Perhatikan tingkat persaingannya ya, kalau sampai persaingannya tinggi ini percuma saja Anda target, karena sudah pencarian sebulannya kecil tapi tingkat persaingannya sangat tinggi. Buang waktu bagi saya kalau keyword yang seperti ini.

Pilih Keyword yang Menjanjikan

Anda sudah banyak mengumpulkan long tail keyword sampai di pembahasan ini. Langkah selanjutnya adalah bagaimana kita memilih keyword yang paling menjanjikan.

Saya biasanya menggunakan bantuan software Excel atau Spreedsheet untuk mengumpulkan kata kunci dan mengelompokkan kata kunci mana yang harus saya dahulukan untuk dibuat artikelnya? Ini biasanya saya kelompokkan berdasarkan volume, intent dan juga tingkat kesulitan masing masing keyword. Bisa Anda pisahkan ke file yang terpisah atau di halaman yang berbeda.

Keyword yang akan Anda gunakan untuk mengoptimalkan website yang sedang Anda bangun, harus berdasarkan utusan ini:

  1. Blog Informasi – volume, tingkat persaingan keyword dan Intent
  2. Blog Bisnis – volume, intent dan tingkat persaingan keyword
  3. Blog e-Commerce – intent, volume dan tingkat persaingan keyword
  4. Blog atau website Jasa – intent, volume dan tingkat persaingan keyword
  5. Blog Mikro – tingkat persaingan keyword, intent dan volume

Jadi dari ketika faktor yang saya sebutkan di atas kita bisa memilih mana keyword yang memang sangat profitable untuk website yang Anda sedang optimalkan sekarang ini.

Anda bisa juga membangun sebuah website bisnis baru untuk menunjang atau mengincar volume tinggi. Kita akan lanjutkan pembahasan kita di artikel selanjutnya tentang bagaimana melakukan optimasi sebuah website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top