skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Cara Membuat Redirect Di WordPress Dengan Plugin Dan Manual

Cara Membuat Redirect di WordPress dengan Plugin dan Manual

Cara Membuat Redirect di WordPress. Jika Anda adalah pemilik blog atau seorang blogger yang menggunakan WordPress seperti saya, suatu ketika Anda pasti akan mengalami yang namanya link konten atau halaman di dalam website kita mengalami perubahan (error) ini biasanya bisa terjadi saat Anda pindah hosting ke hosting baru atau memindahkan konten ke domain yang baru.

Link yang error atau yang tidak bekerja dengan baik bisa membuat website kurang bagus baik itu untuk pengalaman pengguna (pengunjung) ataupun dari segi SEO. Untuk mengatasi hal ini Anda bisa melakukan beberapa cara yang biasanya dilakukan oleh webmaster, menghapus dan mengalihkan ke halaman yang baru atau yang di sebut juga dengan Redirect.

Beberapa dari antara Anda mungkin ada yang bingung bagaimana memperbaiki link yang error dengan Redirect atau mungkin ada yang bertanya mengapa hal itu penting untuk dilakukan? Jika itu yang menjadi pertanyaan Anda, jangan khawatir saya akan membahas dan menunjukkan Cara Membuat Redirect di WordPress kepada Anda di dalam artikel kali ini.

Apa yang di Maksud dengan Redirect di WordPress?

Pertanyaan tentang Apa itu yang di maksud dengan redirect? Redirect adalah sebuah perintah (cara) kepada website untuk mengirim perintah yang sangat cepat kepada pengunjung website Anda melalui browser yang digunakan oleh mereka kalau halaman website yang sedang mereka kunjungi sudah dipindah ke halaman yang baru, sehingga hal ini akan memungkinkan browser yang digunakan akan langsung mengarahkan setiap pengunjung website untuk segera menuju ke halaman web yang baru secara otomatis dan tentunya sesuai yang sudah Anda pilih.

Macam-macam redirect.

Redirect ada beberapa macam contohnya seperti redirect 301, redirect 302, redirect 307 dan masih ada yang lainnya.

Dalam artikel panduan kali ini saya hanya akan membahas tentang redirect 301 karena redirect inilah yang paling banyak terjadi.

Mari kita mulai bahas bersama-sama tentang hal ini dan menggunakan beberapa contoh kasus.

Kapan Sebaiknya Anda Menggunakan 301 redirect di WordPress?

Biasanya kita menggunakan redirect 301 pada saat sebuah website atau ada halaman website di website kita yang sudah dipindahkan baik itu sengaja maupun tidak sengaja. Jika ada pengunjung yang mengunjungi sebuah halaman tertentu dan halaman itu tidak ada maka ini bisa membuat pengalaman pengunjung menjadi tidak baik, biasanya membuat kecewa.

Tentu Anda dan saya tidak ingin hal itu terjadi bukan? sayang banget kalau ada pengunjung baru dan dia sudah kecewa, kemungkinan besar pengunjung ini tidak mau datang lagi. Bagi saya pengunjung adalah sebuah potensi dan hasil.

Jika dihalaman website kamu ada halaman yang error atau dipindahkan maka Anda harus sesegera mungkin memperbaikinya dengan memberitahu kepada pengunjung untuk mengunjungi halaman baru. Tentu iini bukan memerintahkan si pengunjung secara manual, tetapi kita menggunakan sebuah perintah redirect otomatis yang pada saat si pengunjung menuju halaman A dia akan secara otomatis dialihkan ke halaman B.

Saya punya ide untuk menulis panduan ini ketika saya mengalami masalah saat menggunakan plugin Really Simple SSL. Masalahnya sih tidak berat dan tidak membawa dampak buruk, karena di plugin itu saya hanya perlu menekan salah satu tombol untuk mengaktifkan redirect saja.

Dari masalah itulah akhirnya saya membaca-baca tentang topik redirect dan melihat kalau masalah ini sering dan bisa terjadi bagi para pemilik website dengan WordPress.

Redirect Perlu Anda lakukan Jika:

  1. Anda punya halaman artikel (postingan) lama dan menggantinya dengan halaman yang baru di mana informasinya lebih baru dan sudah di update (atau artikel lama produk atau jasanya sudah tidak ada lgi).
  2. Redirect perlu dilakukan jika Anda mengubah struktur permalink website Anda.

Semua itu perlu Anda lakukan secepat mungkin supaya pengunjung website Anda tidak lari atau merasa kecewa. Yang pasti pengunjung kamu akan melihat halaman 404 Page Not Found”. Saya rasa kita semua pernah mengunjungi sebuah halaman website dan menemukan halaman 404 bukan? gimana perasaan Anda ketika halaman yang Anda kunjungi ternyata sudah tidak ada atau menjadi 404?

Nah seperti itulah perasaan pengunjung website Anda.

Jadi pada situasi seperti ini kita membutuhkan action redirect 301.

Setelah Anda membuat halaman redirect 301, secara otomatis mesin pencari manapun akan diberitahu termasuk pengunjung website Anda bahwa halaman yang tadinya sudah Anda buat dipindah ke halaman baru.

Selain itu redirect ini juga membantu SEO kamu lebih baik, karena traffic dari halaman website yang lama dipindahkan atau diarahkan ke halaman yang baru.

Jadi sampai di sini kita sudah mengetahui tentang apa itu redirect, mengapa harus dilakaun dan kapan kita membutuhkan redircet. Sekarang kita akan masuk ke pembahasan teknis Cara Membuat Redirect di WordPress dengan Plugin dan Manual.

Redirect Menggunakan Plugin

Cara yang akan memudahkan setiap Orang untuk membuat dan juga mengelola setiap redirect 301 di WordPress adalah dengan menggunakan bantuan sebuah plugin wordPress. Dengan bantuan plugin Anda bisa memperbaiki URL (setup) yang error tanpa harus membuat sederet kode-kode yang akan membuat pusing, cukup yang membuat plugin saja yang pusing ya.

Redirection

Cara pertama yang akan saya tunjukkan kepada Anda adalah dengan menggunakan plugin Redirection. Silahkan install dan kemudian aktifkan agar Anda bisa menggunakan plugin itu. Setelah Anda aktifkan silahkan pergi ke Tool >> Redirection dan silahkan setup atau perbaiki URL yang mau Anda perbaiki.

Plugin Redirection

Selain fungsi itu, plugin ini juga bisa membantu Anda mengetahui halaman mana saja sih yang ada error 404nya. Asik banget kan kalau kita bisa tahu ada halaman yang error secara otomatis, kita tidak perlu capek-capek kerja mengecek satu persatau secara manual halaman mana saja yang error.

 

Simple 301 Redirects

Plugin lain yang akan membantu Anda membuat redirect 301 adalah Simple 301 Eedirects. Ini adalah plugin yang lebih simpel dan menurut saya sangat sederhana. Silahkan install dan aktifkan plugin ini kemudian silahkan klik Settings >> 301 Redirects untuk merubah URL Anda.

plugin simpel redirection

Meskipun banyak sekali plugin-plugin baru yang bisa mempermudah kita untuk melakukan apapun termasuk memperbaiki 301 redirects, menurut saya secara pribadi ada juga kekurangannya. Apa saja misalnya kekurangannya, dari pengalaman kami dan juga dari beberapa Orang yang menggunakan plugin, proses untuk redirect biasanya mengalami sedikit keterlambatan beberapa mikrodetik.

Ada cara yang biasanya tidak membuat keterlambatan redirect yaitu dengan menggunakan penempatan kode atau koding di file .htaccess. Cara ini memang sedikit butuh keahlian dan filenya juga harus di backup sebelum kita melakukan proses redirect seperti ini, untuk jaga-jaga aja sih.

Plugin Link To

Plugin ini mempunyai fungsi seperti ini, jika kamu punya halaman lama yang ingin tetap di simpan dan ingin di redirect ke halaman lain atau ke halaman baru gunakan plugin ini. Saat setelah di install di dalam website plugin ini akan menambahkan sebuah kotak isian meta di halaman postingan Anda saat Anda mengedit halaman itu. Pada saat itulah kamu bisa mengedit artikel kamu dan diarahkan ke halaman yang baru.

plugin page links to

Menggunakan 301 Redirect Secara Manual di WordPress Menggunakan .htaccess.

Cara ini terbilang membuat takut saya dan juga mungkin buat Anda yang masih baru pertama kali menggunakan cara ini. Kesalahan sedikit bisa membuat error website kita, biasanya suka muncul tulisan “Internal server Error”. Jadi saran saya sebelum melakukan hal ini silahkan backup file .htaccess website Anda.

Saya biasanya membackup dengan cara mendownload ke hardisk di komputer saya atau membuat copy-annya dan di simpan di server hosting. Silahkan pilih salah satu cara yang sudah saya sebutkan di atas yang nyaman buat kalian.

Untuk bisa mengedit dari hosting kamu, maka kamu perlu memiliki akses ke hosting kamu, bisa menggunakan FTP client seperti FileZilla. Biasanya file .htaccess terletak di direktori root WordPress Anda, kalau tidak terlihat pastikan untuk memunculkan hidden file. Nanti akan saya tunjukkan bagaimana cara memunculkan hidden file di hosting.

Untuk mengedit file .htaccess bisa menggunakan software seperti notepad (biasanya sudah terinstall di windows), notepad++, ConTEXT Editor dan lainnya.

Contohnya mungkin seperti ini, katakanlah saya dan Anda ingin memberitahu pengunjung untuk mengunjungi halaman artikel yang baru.

RewriteEngine On
Redirect 301 /url-posting-lama/ http://situskamu.com/url-posting-baru/

Kode di atas itu akan kita letakkan di dalam file .htaccess di bagian paling akhir bukan di awal kode.

Jadi caranya begitu saja Cara Membuat Redirect di WordPress dengan Plugin dan tanpa plugin. Sebetulnya jika Anda menggunakan plugin Yoast SEO, Anda bisa mengedit file htaccess dari dalam dasboard Yoast. Meskipun ini memudahkan kita dan bisa Anda lakukan, saran saya sebaiknya Anda membackup terlebih dahulu filenya sebelum Anda edit.

file editor yoasy htaccess
edit htaccess di yoast

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat silahkan share artikel ini dan subscribe YouTube Channel Kami untuk mendapatkan video tutorial yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami di Facebook Page, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top