skip to Main Content
JANGAN LUPA LIKE - COMMENT - SHARE & SUBSCRIBE >>
Banyak Yang Salah Tentang Penutupan Jalan Untuk Cegah Corona

Banyak yang salah Tentang Penutupan Jalan untuk Cegah Corona

Penutupan Jalan untuk Cegah Corona – Kita tahu penyebaran virus corona sudah sangat meluas dan sangat mengkhawatirkan di Indonesia. Orang-orang yang terinveksi saja sudah mencapai angka yang cukup banyak menurut saya. Sebenarnya kalau saya boleh bicara, sewaktu kota Wuhan dan beberapa negara lain sudah terkena dampak penyebaran dari virus corona ini, seharusnya Indonesia melakukan beberapa hal ini:

  1. LANGSUNG menghentikan penerbangan yang mau masuk ke Indonesia sampai wabah virus corona hilang.
  2. Warga negara Indonesia yang ingin pulang ke Indonesia harus di cek kesehatannya dan di tes apakah dia terpapar virus corona atau tidak (cek lab)? Setelah itu mereka di karantina selama 3 bulan di satu pulau.
  3. Warga negara asing yang ingin pulang ke negaranya dipersilahkan pulang jika mereka ingin pulang.
  4. Aktivitas di dalam negara biarkan tetap berjalan seperti biasa seperti berjualan, bekerja, sekolah dan kegiatan lainnya. Mengapa? karena di dalam negara tidak ada penularan virus jika pemerintah kita melakukan hal yang ada di no.1-3.

Menurut saya melakukan ke empat hal di atas pada waktu itu (sebelum ada yang kena corona di Indonesia) pasti akan membantu negara kita bisa terhindar dari penularan virus corona dan mengalami kerugian yang jauh lebih besar. Memang pada saat kita menutup penerbangan dari luar negeri ke dalam negeri pasti akan menimbulkan kerugian yang besar, tetapi kerugian yang akan kita dapat TIDAK DOBEL seperti sekarang.

Kalau sekarang ini kita sudah rugi segala-galanya (karena lambat mengambil keputusan). Pemerintah harus keluarkan uang untuk membangun rumah sakit darurat, membeli alat tes covid-19 yang belum tentu bisa membuktikan orang itu positif terkena corona atau tidak. Negara juga rugi harus membeli obat dan APD untuk tim Dokter, pemerintah kehilangan dokter-dokter terbaik karena terpapar virus corona, pemerintah juga harus mengalami kerugian karena harus menurunkan harga listrik, pemerintah juga harus mengalami kerugian karena harus memberi makan ribuan penduduk Indonesia yang pembagiannya juga masih saya ragukan sampai atau tidak karena sampai hari ini saya belum mendapatkan jatah untuk kebutuhan hidup saya sehari-hari dari pemerintah.

Wacana Menutup Jalan Masuk untuk Mencegah Corona

Belakangan ini ada wacana untuk memberlakukan karantina wilayah seperti yang ada di dalam undang-undang kita Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Dari berita yang saya dapat, Mentri Koordinator bidang kemaritiman dan investasi Bapak Luhut Binsar Panjaitan mengatakan alasan kenapa Pemerintah khususnya Bapak Jokowi memutuskan karantina wilayah sehubungan dengan wabah virus corona ini. Dia mengatakan Bapak Presiden Jokowi selalu mempertimbangkan perekonomian masyarakat kecil.

Saya juga melihat di social media dan berita-berita yang ada di internet, beberapa daerah sudah ada yang memberlakukan penutupan jalan masuk menuju ke daerah atau desanya.

Cuma saya memperhatikan ada banyak hal yang salah dimengerti ketika orang mendengar kata lock down, karantina wilayah atau apapun itu sebutannya untuk menghentikan penyebaran virus yang lebih meluas.

  1. Banyak desa dan kota-kota yang menutup jalan masuk dan melarang beberapa warga atau orang untuk masuk dan keluar.
  2. Sama sekali melarang orang untuk beraktifitas di luar rumah.
  3. Melarang Gojek, GoSend, Garb atau Transportasi umum bekerja.
  4. Melarang Jasa Pengiriman beroperasi.
  5. Melarang Pasar, warung dan toko-toko untuk tutup.
  6. Melarang Pom bensin untuk buka.
  7. Melarang petani bekerja.
  8. Melarang Pegawai Bank masuk
  9. dll

Kenapa saya mengatakan mereka salah mengerti tentang hal-hal yang saya sebutkan di atas? Bisa jadi ini disebabkan karena kesalahpahaman, daya tangkap yang kurang dan tidak adanya pemahaman yang benar tentang cara menanggulangi penyebaran virus corona dan dampak buruk dari penutupan semua sektor.

Memang untuk memahami hal ini penting sekali dibutuhkan yang namanya banyak membaca, belajar, mempunyai pendidikan, pembuktian yang kuat, pemahaman dan bijaksana.

Sebenarnya saat diberlakukan karantina wilayah, darurat sipil atau apapun itu namanya untuk menghentikan penyebaran corona covid-19. Kita semua sebaiknya tetap berada di dalam rumah, sebisa mungkin tetap berada di rumah.

Anak sekolah, Anak kuliah, Guru, Pekerja kantor yang memang diperbolehkan dan BISA bekerja dari rumah sebaiknya ya bekerja dari rumah dan melakukan kegiatan seperti biasanya dari rumah menggunakan aplikasi komunikasi online contohnya seperti Zoom, buat yang belum tahu apa itu Zoom dan ingin tahu bisa tonton video di bawah ini dan pelajari Zoom di channel SUBMITClimb.

 

Saat karantina wilayah sebenarnya yang boleh menutup jalan masuk dan keluar cukup yang antar kota atau antar profinsi saja. Kalau ini diberlakukan maka orang-orang yang dari luar kota tidak bisa masuk ke kota A atau kota B. Jika memang harus masuk juga, maka mereka harus mengikuti prosedur tes covid-19 dan menunggu di ruangan atau gedung khusus selama hasil tes lab keluar jika mereka dinyatakan negatif baru boleh masuk dan meneruskan perjalanan, kalau tidak mau mengikuti tes lab covid-19 dan tidak mau menunggu, maka sebaiknya orang itu tidak diizinkan masuk ke dalam kota A atau kota B dan yang perlu diketahui juga adalah orang – orang yang ada di dalam kota itu masih bisa beraktifitas meskipun ada hal yang harus dikurangi.

Hal seperti ini hukumnya WAJIB DILAKUKAN jika pemerintah dan kita semua benar-benar serius untuk menghentikan penyebaran corona covid-19 dan menghargai kehidupan manusia yang sudah diberikan oleh sang Pencipta.

Saat karantina wilayah, darurat sipil atau apapun namanya diberlakukan dan ada orang yang menganggap atau melarang orang-orang sama sekali tidak boleh melakukan aktifitas di luar rumah maka itu salah besar. Anda, saya dan orang lain masih bisa melakukan aktifitas seperti biasa hanya saja ada perubahan kebiasaan. Kita keluar hanya jika perlu saja, misalnya mau belanja sayur, mau beli obat atau mau mengirim paket. Setelah melakukan kegiatan yang Anda butuhkan itu silahkan Anda kembali ke rumah secepatnya untuk berdiam diri.

Saat karantina wilayah, darurat sipil atau apapun namanya diberlakukan jika ada yang menganggap atau melarang Gojek, GoSend, Garb atau Transportasi umum bekerja maka itu salah besar. Mereka masih bisa bekerja seperti biasa, hanya saja untuk transportasi umum mungkin akan ada sedikit pengurangan, ini akan mengikuti jumlah orang yang keluar, tapi saya yakin akan berkurang karena kebanyakan orang akan lebih banyak untuk berada di rumah.

Gojek, GoSend, Garb mereka masih bisa bekerja seperti biasa kenapa? Karena Anda dan saya yang bisa bekerja dari rumah dan orang-orang lainnya akan sangat bergantung kepada mereka untuk membeli makanan atau barang-barang yang kita butuhkan dan bisa di beli lewat mereka. Meskipun mereka masih bekerja di luar tapi jumlah penduduk yang ada di luar akan jauh berkurang banyak kalau taat. Mereka masih bisa makan dan bekerja dan Anda juga tidak akan kelaparan ketika ada di dalam rumah sampai wabah corona covid-19 berlalu.

Saat karantina wilayah, darurat sipil atau apapun namanya diberlakukan dan ada orang menganggap atau melarang jasa pengiriman untuk beroperasi menurut saya ini salah. Sebaiknya mereka tetap bekerja supaya Anda, saya dan pebisnis online bisa tetap terus berjaulan dan mereka – mereka yang membutuhkan barang-barang yang ingin di beli tetap masih bisa membeli secara online. Supaya apa, supaya perekonomia tidak mati total semua.

Saat karantina wilayah, darurat sipil atau apapun namanya diberlakukan dan ada orang yang menganggap atau melarang Pasar, warung dan toko-toko untuk tutup menurut saya ini salah. Pasar, warung dan toko-toko bisa tetap buka supaya saat Anda mau belanja untuk makan atau kebutuhan lainnya masih bisa, setelah belanja silahkan segera kembali untuk pulang.

Kalau semua orang memahami dan melakukan semua itu dengan benar dan baik maka kita tidak akan sampai kekurangan pangan, kekurangan pekerjaan, penyeberan corona bisa di kendalikan dengan baik. Orang-orang juga tidak perlu ribut-ribut sampai mengadakan demo atau hal-hal yang tidak diinginkan.

Saya, sebagai warga negara yang baik sebisa mungkin taat, tetap berada di rumah meskipun saya tidak punya pekerjaan dan negara juga tidak memberikan saya uang untuk makan. Seandainya ada negara lain yang menawari saya untuk pindah dan bisa menjamin kehidupan dan keselamatan saya maka saya mau pindah kok. Kalau itu saya, nggak tahu Anda atau orang lain.

KASIHAN INDONESIA kalau terus menerus ruwet dan ribet seperti ini. Memang membaca, belajar, merenung, berpendidikan dan mempunyai PEMAHAMAN itu sangat penting. Semoga kita semua bisa melewati wabah virus corona covid-19 ini dengan selamat.

Jika Anda suka dengan artikel dan juga video tutorial yang kami buat ini, Bantu kami untuk share artikel Penutupan Jalan untuk Cegah Corona ini dan jangan lupa subscribe channel YouTube SUBMITClimb untuk mendapatkan video lanjutan dan juga video tutorial lain yang mungkin berguna dan bermanfaat untuk Anda. Anda juga bisa menemukan tutorial dan beberapa panduan yang hanya kami share di akun sosial media kami seperti di Facebook, Facebook Group, Twitter dan Instagram SUBMITCLimb

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back To Top